-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Truk Pecah Ban di Tol Semarang–Solo, Petugas PJR Sigap Tenangkan Pengemudi dan Bantu Ganti Ban

Selasa, 27 Oktober 2026 | Oktober 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-27T07:39:16Z

 

patroli88investigasi.com


Polda Jateng, Boyolali | Operasi Patuh Candi 2026 tidak hanya berorientasi pada penegakan aturan lalu lintas, tetapi juga mengedepankan upaya preemtif dan preventif untuk membangun kesadaran masyarakat serta mencegah terjadinya kecelakaan. Komitmen tersebut ditunjukkan personel Patroli Jalan Raya (PJR) Unit 7 Kartasura Ditlantas Polda Jateng saat membantu sebuah truk yang mengalami pecah ban di ruas Tol Semarang–Solo KM 490 pada Selasa, (27/10/2026).


Saat itu, petugas yang dipimpin AKP Sutimin tengah melaksanakan patroli rutin di ruas jalan tol. Dalam perjalanan dari arah Semarang menuju Solo, petugas mendapati sebuah truk mengalami pecah ban. Beruntung, pengemudi mampu mengendalikan kendaraan dan menepikannya ke sisi jalan sehingga tidak menimbulkan gangguan yang lebih besar terhadap arus lalu lintas.


Mengetahui kejadian tersebut, petugas segera mendekati lokasi dan memosisikan kendaraan patroli di belakang truk sebagai tanda peringatan bagi pengguna jalan lainnya sekaligus membantu mengamankan area di sekitar kendaraan yang mengalami kendala.


AKP Sutimin bersama anggotanya kemudian menghampiri pengemudi dan 2 penumpang truk yang telah turun dari kendaraan. Melihat ketiganya tampak panik setelah mengalami kejadian tersebut, petugas berupaya menenangkan mereka dan memberikan air minum agar lebih tenang sebelum penanganan dilanjutkan.


Tidak lama kemudian, personel patroli Jasa Marga tiba di lokasi dan bersama petugas PJR membantu pengemudi mengganti ban yang pecah dengan ban cadangan. Sementara itu, personel lainnya bersiaga di sekitar truk untuk mengatur arus lalu lintas dan memberikan isyarat kepada pengendara yang melintas agar meningkatkan kewaspadaan.


Setelah penggantian ban selesai, petugas mengingatkan pengemudi agar memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum melanjutkan perjalanan. Pengemudi juga diimbau mematuhi batas kecepatan dan menggunakan lajur sesuai ketentuan, termasuk tidak terus berada di lajur kanan ketika melaju lambat.


AKP Sutimin mengatakan, kehadiran petugas di jalan tol tidak hanya untuk melakukan pengawasan dan penegakan aturan, tetapi juga memastikan pengguna jalan memperoleh bantuan ketika menghadapi kendala selama perjalanan.


“Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026, kami tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan. Ketika menjumpai pengguna jalan yang mengalami kendala, kami berupaya hadir memberikan bantuan sekaligus memastikan situasi di sekitarnya tetap aman. Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama,” ujar AKP Sutimin.


Ia juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar memeriksa kondisi ban, rem, dan komponen kendaraan lainnya sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan tersebut penting untuk mengantisipasi kendala teknis yang dapat membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, kegiatan tersebut mencerminkan pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 yang mengedepankan semangat “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.”


“Operasi Patuh Candi bukan semata-mata tentang penindakan, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran masyarakat dan mencegah terjadinya kecelakaan. Kehadiran anggota yang memberikan bantuan, mengamankan lokasi, serta mengingatkan pengemudi tentang keselamatan merupakan bagian dari upaya memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.


Ia menambahkan, kepatuhan berlalu lintas perlu tumbuh dari kesadaran setiap pengguna jalan, bukan hanya karena adanya petugas atau kekhawatiran terhadap sanksi.


“Kami mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dalam setiap perjalanan. Pastikan kendaraan laik jalan, patuhi rambu dan batas kecepatan, serta gunakan jalan sesuai ketentuan. Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat, kami berharap tercipta lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan bagi semua,” pungkasnya.


By PidHum Mabes

×
Berita Terbaru Update