Peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan provinsi jalur Wado–Krisik, tepatnya di Desa Pawenang, Kecamatan Jatinungal Kabupaten Sumedang, sekitar pukul 14.30 WIB. Di lokasi kejadian, sejumlah warga bersama calon Kepala Desa Pawenang Dede Tahya, Kepala Desa Sarimekar Usep Saepudin, Kepala Desa Cipeundeuy Sobar, serta Kepala Desa Sukamanah Tocin tampak bergotong royong membersihkan dahan pohon dan dedaunan yang menutupi badan jalan akibat cuaca ekstrem.
Dede Tahya terlihat menggunakan mesin pemotong kayu (chainsaw) untuk mempercepat proses evakuasi batang pohon berukuran sedang yang menghalangi jalan.
Meski kondisi jalan masih basah dan licin pascaguyuran hujan, warga tetap berinisiatif melakukan pembersihan mandiri agar para pengendara yang melintas tidak mengalami hambatan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan yang rindang atau banyak ditumbuhi pepohonan besar.
Pengguna jalan diimbau agar lebih berhati-hati terhadap potensi bahaya seperti ranting patah, pohon tumbang, serta kondisi jalan yang licin. Masyarakat juga diminta untuk segera melapor kepada aparat desa, kelurahan, atau petugas terkait jika menemukan pohon yang berpotensi membahayakan keselamatan umum di sekitar jalur perlintasan.
Red / Yulias