Patroli88investigasi.com
Ketua Panitia Pilkades Desa Kirisik, Mamat, memimpin langsung jalannya sosialisasi dan simulasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman secara mendalam kepada masyarakat mengenai mekanisme dan tata cara pemungutan suara secara digital sebelum hari pelaksanaan tiba.
Mamat mengungkapkan bahwa proses pendampingan dan pemahaman sistem digital di lapangan memerlukan kesabaran ekstra. Faktor usia para pemilih menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh pihak panitia.
“Lumayan agak repot, mengingat banyak warga yang sudah lanjut usia,” ujar Mamat.
Kendati demikian, berkat tingginya semangat dan rasa ingin tahu dari para peserta, seluruh tahapan simulasi dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif. Warga lansia yang semula ragu pun secara perlahan mulai memahami langkah-langkah penggunaan perangkat digital yang disediakan panitia.
Melalui program sosialisasi dan simulasi ini, Panitia Pilkades berharap seluruh warga Desa Kirisik—tanpa terkecuali—dapat terbiasa dengan teknologi yang digunakan. Dengan demikian, pelaksanaan Pilkades digital mendatang dapat berlangsung secara efektif, efisien, transparan, serta dapat diakses dengan mudah oleh seluruh lapisan masyarakat.
Red / Yulias