PURWOKERTO – Memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas menyalurkan bantuan senilai total Rp 661.883.400 melalui kegiatan Simbolis Pentasharufan. Penyaluran dilaksanakan di Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (22/10/2025), bersama jajaran Forkopimda Banyumas.
BAZNAS Kabupaten Banyumas melaksanakan Simbolis Pentasharufan Hari Santri dengan 4 program unggulan: Bantuan Madrasah Layak Belajar, Santripreneur, Ternak Ayam Elba, dan Bantuan Iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk guru ngaji dan marbot.
Kegiatan dihadiri oleh jajaran BAZNAS Banyumas, perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyumas, TNI, Polri, Kejaksaan, Kementerian Agama, serta para penerima manfaat. Seperti terlihat dalam foto, para penerima membawa plakat simbolis bantuan.
Rabu, 22 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional.
Di Kompleks Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Penyaluran bertujuan untuk memperkuat ekosistem pendidikan keislaman, mendorong kemandirian ekonomi santri, serta memberikan perlindungan sosial bagi tenaga keagamaan yang selama ini mengabdi.
Adapun rincian pentasharufan yang diserahkan secara simbolis adalah:
1. Bantuan Program Madrasah Layak Belajar sebesar Rp125.000.000 untuk 5 madrasah, diserahkan kepada perwakilan MI Ma'arif NU 1 Babakan.
2. Bantuan Program Santripreneur sebesar Rp299.125.000 untuk 29 santri, diserahkan kepada Sdr. Walid Nuzulul Al Hidayat (usaha Jasa Multimedia) sebagai perwakilan.
3. Bantuan Ternak Ayam Elba sebesar Rp215.025.000 untuk 18 kelompok, diserahkan kepada perwakilan KTT Ayam Petelur Kuntara Jaya, Sanggreman, Rawalo.
4. Bantuan Pembayaran Iuran BPJS Ketenagakerjaan* senilai *Rp22.733.400 untuk *902 guru ngaji dan marbot di Kabupaten Banyumas.
Pihak BAZNAS Banyumas menegaskan bahwa dana yang disalurkan merupakan amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat yang dikelola secara profesional dan transparan.
"Ini adalah komitmen kami bahwa zakat harus kembali kepada umat, terutama di momentum Hari Santri. Santri harus berdaya, madrasah harus layak, dan guru ngaji harus terlindungi," jelas perwakilan BAZNAS.
Acara diakhiri dengan foto bersama antara jajaran Forkopimda dan seluruh penerima manfaat sebagai simbol sinergi membangun Banyumas yang religius dan sejahtera.
Suasana Simbolis Pentasharufan BAZNAS Banyumas di Hari Santri Nasional 2025 di Alun-alun Purwokerto para penerima bantuan memegang plakat bantuan Madrasah Layak Belajar Rp125 Juta, Santripreneur Rp299 Juta, dan Ternak Ayam Elba Rp215 Juta.
(By Tim BAZNAS Banyumas)
