GARUT – Dalam rangka pelaksanaan Bakti Persada 92 sebagai wujud 34 tahun pengabdian, TNI terus menunjukkan kepedulian dan komitmennya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan warga.
Salah satu bentuk nyata pengabdian tersebut diwujudkan melalui pembangunan jembatan yang menghubungkan Kampung Margahayu, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu dengan Kampung Ciparay, Desa Sukarame, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, pada Selasa, 6 September 2026.
Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga, meningkatkan akses transportasi, serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat di kedua wilayah.
Kehadiran TNI melalui kegiatan Bakti Persada 92 menjadi bukti nyata bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui karya nyata yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengatakan, kegiatan Bakti Persada 92 merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Bakti Persada 92 merupakan wujud pengabdian TNI kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran TNI dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta mendukung pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan warga,”** ujar Kasad.
Lebih lanjut, pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas dan kegiatan ekonomi.
Melalui semangat Bakti Persada 92, TNI terus memperkuat kemanunggalan dengan rakyat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pembangunan jembatan di wilayah Kabupaten Garut ini menjadi salah satu bentuk nyata 34 tahun pengabdian dalam menghadirkan manfaat dan mendorong kemajuan masyarakat.
Red / Yulias