-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Revitalisasi TK PGRI Dewi Sartika Jatinunggal Gunakan Dana APBN, Penerapan K3 Jadi Sorotan

Kamis, 10 September 2026 | September 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-10T09:07:34Z

Patroli88investigasi.com
SUMEDANG – Program Bantuan Pemerintah melalui kegiatan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 tengah berlangsung di TK PGRI Dewi Sartika, Desa Tarikolot, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang, Rabu (9/9/2026).

Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi, program revitalisasi tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp677.250.000.


Dalam papan informasi disebutkan, kegiatan tersebut merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang berasal dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini.


Papan informasi juga mencantumkan P2SP sebagai pelaksana kegiatan. Adapun waktu pelaksanaan pekerjaan tercantum selama 120 hari kalender, terhitung sejak 24 Juli hingga 21 November 2026.


Penerapan K3 Jadi Perhatian


Pelaksanaan pekerjaan revitalisasi tersebut turut menjadi perhatian dari sisi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).



Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, terlihat terdapat pekerja yang saat melakukan aktivitas pekerjaan diduga belum menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap.


Penggunaan APD pada pekerjaan konstruksi pada prinsipnya disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan potensi risiko yang dihadapi pekerja. Perlengkapan keselamatan dapat mencakup helm keselamatan, sepatu keselamatan, sarung tangan, rompi keselamatan, serta perlengkapan lainnya sesuai kebutuhan pekerjaan.


Namun, kondisi yang terlihat di lapangan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan telah terjadi pelanggaran terhadap ketentuan K3.


Untuk memastikan penerapan standar keselamatan dalam kegiatan tersebut, diperlukan penjelasan dari pihak pelaksana maupun instansi terkait, termasuk mengenai standar K3 yang diterapkan dan pengawasan terhadap penggunaan APD selama pekerjaan berlangsung.


Transparansi Pelaksanaan Program


Selain aspek keselamatan kerja, keterbukaan informasi mengenai pelaksanaan program juga menjadi perhatian mengingat kegiatan tersebut menggunakan bantuan pemerintah yang bersumber dari APBN dengan nilai Rp677,25 juta.


Informasi mengenai sumber anggaran, nilai bantuan, pelaksana, jangka waktu pekerjaan, serta perkembangan pelaksanaan kegiatan menjadi bagian penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat.


Karena itu, pihak pengelola kegiatan diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan revitalisasi, termasuk penerapan standar K3, penggunaan APD oleh pekerja, mekanisme pengawasan, serta kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan ketentuan program bantuan pemerintah.


Konfirmasi


Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak sekolah untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai pelaksanaan revitalisasi, termasuk terkait penerapan K3 dan penggunaan APD oleh pekerja.


Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak sekolah maupun pihak pelaksana kegiatan mengenai hal tersebut.


Pemberitaan ini masih terbuka untuk mendapatkan penjelasan dan klarifikasi dari pihak terkait sebagai bagian dari upaya menjaga keberimbangan informasi.


Red / Yas

×
Berita Terbaru Update