-->
×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Lomba Dai Polres Kuningan Dibuka, Kapolres Bellen Dorong Kaum Muda Kuasai Panggung Dakwah hingga Ruang Digital

Minggu, 30 Agustus 2026 | Agustus 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-30T04:08:33Z

 "



KUNINGAN, (FRIC)Patroli88investigasi

Semangat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Polres Kuningan dikemas melalui kegiatan yang sarat nilai pembinaan generasi muda. Polres Kuningan menggelar Lomba Dai Tingkat Polres Kuningan sebagai wadah menumbuhkan keberanian berdakwah sekaligus mendorong kaum muda memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana syiar Islam.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Minggu, 30 Agustus 2026, mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Aula WSP Polres Kuningan.

Acara tersebut dihadiri Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Kuningan, seluruh jajaran Kapolsek se-Kabupaten Kuningan, para ustaz, dewan juri, serta para peserta yang berasal dari pondok pesantren (ponpes), SLTP/sederajat dan SMA/sederajat.

Khusus peserta dari kalangan pelajar, keikutsertaan dalam lomba harus mendapatkan rekomendasi dari pihak sekolah. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan peserta memperoleh dukungan dan izin dari lingkungan pendidikan masing-masing.

Lomba Dai tersebut mengusung semangat “Jadilah Dai yang Menyejukkan Hati”, sejalan dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kemampuan seorang dai di era digital tidak cukup hanya sebatas mampu berbicara di atas panggung.

Menurutnya, generasi muda juga harus mampu mengenal dan memahami perkembangan teknologi, khususnya media digital, sehingga syiar Islam dapat disampaikan secara lebih luas dengan tetap mengedepankan nilai kedamaian dan akhlak.

“Seorang dai bukan hanya harus mampu tampil di atas panggung, tetapi juga harus mampu mengenal dunia digital. Syiar-syiar Islam harus bisa disampaikan melalui ruang digital dengan pesan yang baik, santun dan menyejukkan,” pesan Bellen.

Menurutnya, media sosial harus dimanfaatkan sebagai ruang menyebarkan konten-konten positif. Generasi muda jangan hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga harus mampu menjadi penyampai pesan kebaikan dan syiar Islam.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kuningan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh dewan juri, para ustaz, PJU Polres Kuningan, jajaran Kapolsek se-Kabupaten Kuningan, pihak sekolah, pondok pesantren serta seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Bellen meminta seluruh dewan juri memberikan penilaian secara objektif, adil dan profesional, sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para dewan juri. Kami berharap penilaian dilakukan secara objektif dan profesional, sehingga siapa pun yang menjadi juara benar-benar merupakan hasil dari kemampuan peserta,” tegasnya.

Kapolres juga meminta dukungan dan bimbingan Islami bagi kaum muda Kuningan, khususnya dalam membangun karakter generasi yang memiliki pemahaman agama, akhlak serta kemampuan menghadapi perkembangan zaman.

“Kami juga mohon bimbingan Islami untuk kaula muda Kuningan. Mudah-mudahan anak-anak muda kita semakin memahami agama, memiliki akhlak yang baik dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Bellen.

Lomba Dai ini bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan juara. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran, pembinaan mental dan pembentukan karakter generasi muda.

Para peserta dari pondok pesantren, SLTP/sederajat dan SMA/sederajat diberikan kesempatan menunjukkan kemampuan menyampaikan pesan-pesan keagamaan di hadapan dewan juri.

Namun, tantangan dakwah generasi muda tidak berhenti ketika mereka turun dari atas panggung. Di tengah perkembangan teknologi, peserta juga didorong memahami cara menyampaikan syiar Islam melalui media digital.

Dengan demikian, diharapkan lahir generasi muda Kuningan yang tidak hanya pandai berbicara di atas panggung, tetapi juga cerdas, kreatif dan bertanggung jawab ketika menyampaikan pesan di ruang digital.

Setelah memberikan sambutan dan arahan, Kapolres Kuningan kemudian secara resmi membuka kegiatan Lomba Dai Tingkat Polres Kuningan.

Dengan mengucapkan:

“Bismillahirrahmanirrahim, Lomba Dai Tingkat Polres Kuningan secara resmi saya nyatakan dibuka.”

Pernyataan tersebut sekaligus menandai dimulainya kompetisi dakwah yang diharapkan mampu melahirkan dai-dai muda Kuningan yang berilmu, berakhlak, percaya diri, melek digital dan mampu menyebarkan syiar Islam yang menyejukkan.

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW pun tidak berhenti pada peringatan semata. Melalui kegiatan ini, Polres Kuningan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda, penguatan nilai keagamaan serta pemanfaatan teknologi secara positif.

Dari mimbar mereka belajar menyampaikan kebaikan. Dari ruang digital mereka dituntut menyebarkan kedamaian. Dan dari akhlak, generasi muda Kuningan diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat.


Trisno

×
Berita Terbaru Update