SUMEDANG – UPTD Pasar Sumedang Kota memperkuat sinergi dengan Ikatan Warga Pasar (IKWAPA) dan pengurus Koperasi Pasar Wado melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi guna mewujudkan penataan pasar rakyat yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi pengunjung, Kamis 6 Agustus 2026.
Kepala UPTD Pasar Sumedang Kota, Dadan Andrian Iskandar, S.Pd., mengatakan pengelolaan pasar tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, koperasi, pedagang, serta seluruh pemangku kepentingan agar pasar rakyat semakin maju dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengunjung pasar tradisional.
"Sinergi menjadi kunci dalam mewujudkan pasar rakyat yang tertata, bersih, aman, dan nyaman sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional," ujarnya.
Ia menjelaskan, berbagai program penataan pasar telah ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada Kepala Dinas sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pasar rakyat.
Program tersebut meliputi penataan kios pedagang, pengelolaan sampah, serta penataan area parkir agar aktivitas pedagang berlangsung lebih tertib dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Selain itu, peningkatan infrastruktur pasar juga menjadi perhatian. Dadan berencana menjalin kerja sama dengan berbagai pelaku usaha untuk menghadirkan kegiatan atau event yang dapat meningkatkan daya tarik pasar rakyat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi para pedagang.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas pentingnya menjaga kualitas produk yang dipasarkan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat saat berbelanja di pasar rakyat.
Dadan mengatakan, ke depan pihaknya bersama pengurus Koperasi Pasar Wado akan mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah melalui pemilahan sampah organik dan anorganik. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mewujudkan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
Ia juga mengimbau pengurus koperasi agar Tempat Penampungan Sementara (TPS) dimanfaatkan sesuai fungsinya untuk memenuhi kebutuhan para pedagang. Sementara itu, masyarakat yang bukan pedagang diminta tidak membuang sampah sembarangan agar kebersihan lingkungan pasar tetap terjaga.
Sementara itu, Ketua Koperasi Pasar Wado, H. Aang Sulaeman, mengapresiasi kinerja UPTD pasar Sumedang Kota Dadan Andrian Iskandar yang turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi dan harapan para pedagang di Pasar rakyat Wado.
Menurut H. Aang, langkah tersebut menunjukkan komitmen UPTD Pasar dalam membangun komunikasi yang baik dengan para pedagang sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pedang di lingkungan pasar wado.
Melalui kolaborasi antara UPTD Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), IKWAPA, Koperasi Pasar Wado, dan para pedagang, Pasar Wado di Kabupaten Sumedang diharapkan terus berkembang menjadi pasar rakyat yang tertata, bersih, aman, dan nyaman. Sinergi seluruh pihak tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing pasar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Red - Yulias
