Muara Enim, - //Patroli88investigasi.com 9 Juni 2026 – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim sekaligus tokoh masyarakat, H. Taufik Rahman, SH, menyampaikan tanggapan atas dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Bupati Muara Enim, Edison.
- Ia mengaku prihatin dan menyayangkan adanya peristiwa tersebut, yang dinilai dapat berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Sebagai masyarakat Muara Enim, tentu kita prihatin dan menyayangkan kejadian ini. Kita berharap para pemimpin daerah dapat menjaga amanah yang telah diberikan rakyat,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
- Menurutnya, jabatan publik merupakan amanah yang harus dijaga dengan integritas, transparansi, dan tanggung jawab penuh.
Meski demikian, ia mengajak masyarakat untuk tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional, objektif, dan transparan.
- Ia juga menegaskan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah sebelum adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap.
“Siapa pun yang diduga melanggar hukum harus diproses sesuai ketentuan. Namun kita tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah sampai ada keputusan pengadilan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan agar situasi tersebut tidak mengganggu jalannya pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Muara Enim.
Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan normal, termasuk program pembangunan yang sudah direncanakan.
- “Pemerintahan harus tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pelayanan publik tidak boleh terhenti,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar pemerintah daerah menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi dan penguatan sistem pengawasan internal demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
- Kabupaten Muara Enim, lanjutnya, memiliki potensi besar sehingga membutuhkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh masyarakat menjaga stabilitas daerah, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta bersama-sama mengawal proses hukum yang berjalan.
- “Yang paling penting adalah menjaga kepercayaan publik dan stabilitas daerah. Mari kita kawal proses hukum dengan baik demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
(Agus FRIC)



