Pertandingan final berlangsung sengit sejak awal hingga akhir laga. Kedua tim tampil dengan semangat tinggi dan saling memberikan serangan. Antusiasme masyarakat juga terlihat dengan banyaknya warga yang datang untuk menyaksikan pertandingan tersebut.
Kemenangan ini sekaligus menambah catatan prestasi tim sepak bola putri Desa Sarimekar dalam ajang antar desa di Kecamatan Jatinunggal.
Kepala Desa Sarimekar, Usep, mengaku bangga atas keberhasilan tim sepak bola putri desanya mempertahankan prestasi.
“Setiap turnamen sepak bola putri antar desa, alhamdulillah Desa Sarimekar selalu menjadi juara pertama,” kata Usep.
Menurut dia, kemenangan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas permainan.
“Harapannya, anak-anak semakin baik, permainannya semakin bagus, cantik dan bisa terus memenangkan piala pada turnamen-turnamen berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Kecamatan Jatinunggal, Topan, mengatakan rangkaian turnamen sepak bola putri tersebut telah berlangsung sejak 31 Juli 2026 dan berakhir dengan pertandingan final pada 10 Agustus 2026.
“Alhamdulillah, pelaksanaannya meriah. UMKM juga bisa berdagang hingga sore hari. Ada peningkatan pendapatan bagi pelaku UMKM dan masyarakat juga merasa terhibur,” kata Topan.
Ia menilai seluruh rangkaian kegiatan turnamen dapat berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan masyarakat.
Topan menambahkan, rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Jatinunggal masih akan berlanjut. Setidaknya, masih terdapat 26 kegiatan yang dijadwalkan hingga 24 Agustus 2026.
“Kami mengajak seluruh warga Kecamatan Jatinunggal untuk hadir, menonton dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang diselenggarakan Kecamatan Jatinunggal,” ujarnya.
Topan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari jajaran panitia, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), hingga seluruh unsur terkait.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia, Forkopimcam dan seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat berjalan sukses,” katanya.
Diketahui, laga final antara Desa Sarimekar dan Desa Tarikolot bukan kali pertama terjadi. Menurut Topan, kedua desa tersebut telah bertemu di partai final turnamen sepak bola putri selama tiga tahun berturut-turut.
“Ini sudah tahun ketiga final antara Desa Tarikolot dan Desa Sarimekar. Memang bibit-bibit pemain sepak bola putri dari kedua desa ini bagus-bagus,” tutur Topan.
Dengan hasil tersebut, Desa Sarimekar keluar sebagai juara setelah menang 1-0 atas Desa Tarikolot. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana hiburan masyarakat sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Red -Yulias
