Rekonstruksi Jalan Cibala–Cipeundeuy Senilai Rp616,4 Juta Mulai Dikerjakan

Redaksi
0

Patroli88investigasi.com
SUMEDANG – Pekerjaan rekonstruksi ruas Jalan Cibala–Cipeundeuy di kecamatan Jatinungal, Kabupaten Sumedang mulai dilaksanakan. Berdasarkan dokumen pekerjaan, proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp616.408.438 dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender.

Pekerjaan dijadwalkan berlangsung mulai 27 Juli hingga 24 September 2026. Pelaksana pekerjaan tercatat CV Restoe Boemi yang beralamat di Dusun Kebon Kalapa, Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.


Pelaksanaan proyek tersebut mengacu pada Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor 10/01.0059/SP/PPK-BM/DPUTR/VII/2026 yang diterbitkan pada 23 Juli 2026.


Dengan masa pelaksanaan yang ditetapkan selama 60 hari kalender, pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada 24 September 2026. Pelaksanaan di lapangan diharapkan berjalan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan kontrak, serta jadwal yang telah ditetapkan.


Berdasarkan informasi yang tercantum dalam papan informasi pekerjaan, rekonstruksi ruas Jalan Cibala–Cipeundeuy merupakan bagian dari penanganan dan peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang.


Sementara itu, warga Desa Sukamanah, Asep, mengatakan pekerjaan rekonstruksi jalan tersebut baru berjalan selama beberapa hari.


“Kalau menurut yang kami lihat, pekerjaan rekonstruksi jalan ini baru sekitar tiga hari dilaksanakan,” kata Asep saat ditemui di wilayah Desa Sukamanah, Rabu (12/8/2026).


Menurut Asep, masyarakat di sekitar lokasi turut memperhatikan proses pelaksanaan pekerjaan. Warga berharap proyek tersebut dapat dikerjakan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang tercantum dalam kontrak.


Selain kualitas pekerjaan, masyarakat juga berharap aspek keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian selama proses rekonstruksi berlangsung. Hal tersebut dinilai penting mengingat ruas jalan masih digunakan masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.


“Harapan kami, pekerjaan ini bisa selesai dengan baik dan kualitas jalannya bagus. Selama proses pekerjaan berlangsung, pengguna jalan juga tetap diperhatikan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.


Masyarakat juga diharapkan tetap berhati-hati saat melintasi kawasan pekerjaan dan mengikuti pengaturan lalu lintas maupun petunjuk keselamatan yang diberlakukan selama proses rekonstruksi berlangsung.


Red **

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)