Ketum FRIC H. Dian Surahman: Kemerdekaan Bukan Sekadar Warisan, Persatuan Harus Terus Dirawat

Redaksi
0
Patroli88investigasi.com
JAKARTA - 24 Agustus 2026 - Kemerdekaan Republik Indonesia yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar para pahlawan bukan sekadar catatan sejarah, tetapi menjadi amanah yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen bangsa.

Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, menegaskan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air.

Menurutnya, kemerdekaan Indonesia lahir dari semangat perjuangan, pengorbanan dan persatuan para pendahulu bangsa yang mampu mengesampingkan berbagai perbedaan demi satu tujuan, yakni Indonesia yang merdeka dan berdaulat.

“Kemerdekaan Indonesia lahir dari semangat perjuangan dan persatuan para pahlawan. Kini tugas kita bersama adalah merawat persatuan itu dengan saling menghargai, menjaga kebersamaan dan memperkuat rasa cinta tanah air,” tegas H. Dian Surahman.

Ia menilai, di tengah perkembangan zaman dan dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, persatuan nasional harus menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Perbedaan pilihan, pandangan, latar belakang maupun kepentingan, kata dia, merupakan bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, perbedaan tersebut jangan sampai menjadi alasan untuk saling memecah belah.

“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan membuat kita kehilangan rasa persaudaraan sebagai sesama anak bangsa. Indonesia terlalu besar untuk dipertaruhkan oleh kepentingan kelompok maupun perbedaan yang tidak dikelola dengan bijaksana,” ujarnya.

H. Dian Surahman juga mengajak seluruh jajaran FRIC di berbagai daerah untuk terus menjadi bagian dari masyarakat yang ikut menjaga kondusivitas, menyebarkan informasi yang membangun, serta mengedepankan semangat persatuan dan kepentingan bangsa.

Ia menekankan bahwa menjaga Indonesia bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.

“Menjaga Indonesia adalah tugas kita bersama. Mari kita rawat persatuan, hormati perbedaan, jaga kebersamaan dan jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Ketum FRIC berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga toleransi, gotong royong, menaati aturan, membantu sesama serta ikut menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Menurutnya, Indonesia yang kuat tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga melalui masyarakat yang memiliki rasa persaudaraan, kepedulian sosial dan kecintaan terhadap bangsa.

“Mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk terus membangun Indonesia. Bersatu bukan berarti harus sama, tetapi mampu berjalan bersama meskipun memiliki perbedaan,” pungkas H. Dian Surahman.

FRIC, lanjutnya, akan terus mendorong semangat kebangsaan serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Indonesia agar tetap utuh, aman, damai dan harmonis.

Red **

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)