Rumah milik Ma Edah/Bapak Parman yang dihuni dua kepala keluarga, yakni Icang Ajis (35) dan Yayang Widianingsih, menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Api dengan cepat membesar dan melahap sebagian besar bangunan sebelum warga sekitar berupaya melakukan pemadaman seadanya.
Saksi mata sekaligus anggota keluarga, Ibu Siti Sopiyah (43), menuturkan bahwa kebakaran bermula dari aktivitas memasak di dapur.
“Awalnya lagi goreng singkong, tapi ditinggal sebentar dan lupa. Tiba-tiba api sudah membesar,” ungkapnya.
Menurutnya, api dengan cepat merambat karena kondisi dapur yang mudah terbakar. Warga yang panik langsung berusaha memadamkan api sambil menunggu bantuan dari petugas pemadam kebakaran.
Pemilik rumah, Icang Ajis, mengaku tidak menyangka kejadian tersebut bisa terjadi begitu cepat.
“Saya sangat terpukul, semuanya terjadi begitu saja. Kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada saat menggunakan peralatan memasak, terutama kompor, agar tidak meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan.
Yas - Tim