Pa Uju, Warga Desa Sukamanah Penderita Stroke, Harapkan Uluran Tangan Pemerintah dan Para Dermawan

Redaksi
0

SUMEDANG  – Patroli88investigasi.com -Kondisi memprihatinkan dialami Pa Uju, warga Dusun Sukamaju RT 03/RW 03, Desa Sukamanah, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang. Pria yang menderita penyakit stroke tersebut kini berharap adanya perhatian serta bantuan dari pemerintah, para dermawan, maupun masyarakat yang memiliki kepedulian sosial untuk membantu biaya pengobatan dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.


Sejak terserang stroke, kondisi kesehatan Pa Uju terus menurun. Penyakit yang dideritanya membuat aktivitas sehari-hari menjadi sangat terbatas, bahkan ia tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga seperti sebelumnya.


Keterbatasan ekonomi yang dihadapi menyebabkan proses pengobatan tidak dapat dilakukan secara maksimal. Biaya berobat yang harus dikeluarkan menjadi beban berat di tengah kondisi keuangan keluarga yang semakin sulit.


Cobaan hidup Pa Uju semakin bertambah setelah sang istri meninggal dunia beberapa waktu lalu. Kini, ia hanya tinggal bersama anak bungsunya yang masih berstatus sebagai pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). Meski tetap berusaha melanjutkan pendidikan, kebutuhan sehari-hari dan uang saku anak tersebut saat ini banyak dibantu oleh saudara sepupunya.


Di tengah keterbatasan yang dialami, Pa Uju mengaku hanya bisa berharap ada kepedulian dari berbagai pihak agar dirinya dapat menjalani pengobatan secara rutin dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Saya hanya berharap ada bantuan untuk biaya berobat dan kebutuhan hidup. Semoga ada yang peduli dan bisa membantu," tutur Pa Uju dengan penuh harap, Jum'at (10/7/2026).


Kisah yang dialami Pa Uju menjadi gambaran bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Diharapkan pemerintah daerah, instansi terkait, lembaga sosial, maupun masyarakat yang memiliki kemampuan dapat memberikan bantuan sesuai kapasitasnya, sehingga Pa Uju dapat memperoleh pengobatan yang layak, sementara anaknya tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus terbebani kondisi ekonomi keluarga.


Semangat gotong royong dan kepedulian sosial diharapkan menjadi jembatan bagi warga yang sedang menghadapi kesulitan, sehingga tidak ada masyarakat yang harus berjuang sendirian dalam menghadapi ujian kehidupan.


Red / Tim 

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)