KUNINGAN – PATROLI88INVESTIGASI COM Kegiatan gathering DPRD Kabupaten Kuningan yang digelar di kawasan Waduk Darma menuai sorotan dari sejumlah insan pers. Pasalnya, muncul keluhan adanya dugaan perlakuan pilih kasih terhadap jurnalis dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Beberapa wartawan mengaku tidak mendapatkan informasi maupun undangan, sementara hanya sebagian media yang dilibatkan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait keterbukaan informasi publik dan kesetaraan akses bagi seluruh insan pers dalam meliput kegiatan lembaga legislatif.
Sejumlah jurnalis berharap DPRD Kabupaten Kuningan ke depan dapat menerapkan prinsip transparansi dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh media, tanpa membedakan satu dengan yang lain, sehingga kemitraan antara DPRD dan insan pers tetap terjalin secara profesional serta menjunjung tinggi asas keterbukaan informasi publik.
Sekjen DPP FRIC H Deden H di dampingi para pengurus DPW FRIC Jabar juga DPC FRIC Kabupaten Kuningan Angkat bicara Getring DPRD dengan jurnalis terkesan pilah pilih muncul undangan yang namanya sudah terkaper dan sudah Vik .ini menandakan Perpecahan para jurnalis juga mengundang kecemburuan sosial .
( Gusbur / tim )

