SLEMAN,Dalam rangkaian menjalani tirakat jejem 40 hari yang dimulai sejak Rebo Pon, Kemis Wage, hingga Jumat Kliwon, Masiroh Hendro, SH, selaku spiritual muda sekaligus Bendahara Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI), menghadiri acara Mujahadah Kliwonan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Suasana khusyuk menyelimuti Pondok Mujahadah yang terletak di Desa Kemusuh, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman pada malam Jumat Kliwon, 12 Juni 2026. Ratusan jamaah dan pecinta dzikir dari berbagai daerah tampak memadati lokasi untuk mengikuti Majelis Mujahadah Manakib yang dipimpin langsung oleh Habib Ayick Muhammad bin Habib Ahmat bin Ali Bafaqih.
Kehadiran Masiroh Hendro, SH, spiritual muda asal Jambi, menjadi warna tersendiri dalam majelis tersebut. Kehadirannya tidak hanya untuk memenuhi undangan spiritual, melainkan juga sebagai wujud silaturahmi nyata dalam memperkuat syiar dakwah dan persaudaraan antar-daerah di Nusantara.
Acara diawali dengan pembacaan tahlil, istighosah, dan lantunan sholawat yang menggetarkan hati. Suasana religius semakin kental saat memasuki prosesi pembacaan Manakib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani. Seluruh jamaah yang hadir tampak larut dalam kekhidmatan hingga munajat doa penutup dipanjatkan.
Habib Ayick Muhammad Bafaqih menegaskan bahwa majelis dzikir ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan demi kemaslahatan umat.
"Majelis ini rutin digelar setiap malam Jumat Kliwon dan terbuka lebar untuk masyarakat umum," tegas Habib Ayick di sela-sela acara.
Alamat Majelis:
Pondok Mujahadah Habib Ayick Muhammad Bafaqih
Desa Kemusuh, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Kab. Sleman, DIY.
Di sela-sela kegiatan, Masiroh Hendro, SH bersama Habib Ayick Muhammad Bafaqih tampak bersanding bersama. Keduanya saling memperkokoh komitmen spiritual dalam membimbing para jamaah, memohon kepada Allah SWT agar segala hajat dan doa pribadi yang dipanjatkan oleh jamaah segera dikabulkan.
Tak hanya urusan personal jamaah, majelis ini juga menaruh perhatian besar pada nasib bangsa. Dalam kesempatan tersebut, terselip doa khusus yang dipanjatkan demi keselamatan NKRI.
"Kami memohon kepada Allah, mengetuk pintu langit melalui doa khusus untuk keselamatan bangsa dan negara. Secara khusus, kami mendoakan agar para pemimpin kita, wabilkhusus Presiden Prabowo Subianto, senantiasa diberikan kekuatan lahir batin, kesehatan, dan keselamatan dalam memimpin bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik," ungkap Masiroh Hendro, SH menutup perbincangan.
(by H SABAR PANI )


