KUNINGAN - PATROLI88INVESTIGASI.COM,- 20-06-2026 - Polres Kuningan menegaskan komitmennya menjadi garda terdepan dalam membantu program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Komitmen itu dibuktikan langsung oleh Kapolres Kuningan beserta jajaran, termasuk Kasat Reskrim yang turun ke lapangan mulai dari lahan pertanian hingga ke gudang/pabrik pengolahan hasil panen, khususnya untuk komoditas strategis seperti padi dan jagung.
Pantauan di lokasi, Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. terlihat berdialog dengan petani dan pekerja gudang di tengah tumpukan karung berisi hasil pertanian. Di belakangnya, tumpukan karung putih dan hijau tersusun rapi, yang tidak hanya berisi gabah, tetapi juga puluhan ton pipilan jagung kering yang menandakan hasil panen melimpah, Kasat Reskrim AKP Abdul Azis, S.H., dan jajaran lain juga terlihat memantau langsung proses penimbangan dan pengemasan hasil pertanian tersebut.
“Polres Kuningan siap jadi garda terdepan membantu swasembada pangan sesuai program pemerintah. Kami tidak hanya di kantor, tapi turun langsung dari sawah dan ladang jagung, sampai ke pabrik,” tegas Kapolres Kuningan.
Secara khusus, komoditas jagung mendapat perhatian ekstra mengingat tingginya permintaan untuk kebutuhan pangan manusia dan bahan baku pakan ternak, Kepolisian turut mengawal distribusi benih unggul dan pupuk bersubsidi agar para petani jagung di Kuningan tidak mengalami kelangkaan saat masa tanam tiba.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan petani Kuningan menjadi petani yang produktif dan kompeten. Mulai dari pendampingan teknis budidaya di lahan, pengawalan distribusi, hingga memastikan hasil panen terserap dengan harga layak di gudang/pabrik. Dengan pendampingan menyeluruh, Polres Kuningan menargetkan hasil panen petani semakin memuaskan, kualitas terjaga, dan kesejahteraan petani meningkat.
Kasat Reskrim juga ikut terjun langsung untuk memantau agar tidak ada praktik curang yang merugikan petani, seperti permainan timbangan atau potongan harga sepihak. Hal ini sangat krusial, mengingat tingkat kadar air pada jagung seringkali dijadikan alasan oleh oknum tengkulak untuk menekan harga beli dari petani secara tidak wajar.
“Kami kawal dari hulu ke hilir. Petani harus untung, hasil harus berkualitas, dan program ketahanan pangan harus jalan,” ujar Kasat Reskrim, Sinergi Polres Kuningan dengan Bulog, dinas pertanian, dan kelompok tani diharapkan jadi model penguatan ketahanan pangan di Jawa Barat, Dari sawah yang hijau dan hamparan ladang jagung yang menguning, sampai gudang yang penuh karung, Polres Kuningan hadir memastikan program swasembada pangan bukan sekadar wacana.
/Moris

