_Draft Release Mei 2026 - UP3 Tasikmalaya (07)_
_Tasikmalaya, 15 Mei 2026_Patroli88investigasi.com - Dalam momentum peringatan Hari Buruh, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Tasikmalaya mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan ketenagalistrikan dengan tidak bermain layangan di dekat jaringan listrik.
Imbauan ini disampaikan mengingat masih sering terjadinya gangguan listrik hingga kecelakaan akibat layangan yang tersangkut pada jaringan listrik. Selain berpotensi menyebabkan pemadaman, benang layangan yang basah maupun berbahan konduktif seperti kawat dapat menghantarkan arus listrik dan membahayakan keselamatan jiwa.
PLN mengingatkan masyarakat agar bermain layangan di area terbuka yang jauh dari jaringan listrik, menggunakan benang yang aman, serta segera melaporkan apabila terdapat layangan tersangkut di kabel listrik melalui aplikasi PLN Mobile.
Manager PLN UP3 Tasikmalaya, Yudho Rahadianto mengatakan bahwa keselamatan masyarakat dan keandalan pasokan listrik merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga melalui kesadaran dan kepedulian lingkungan.
“Momentum Hari Buruh menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak bermain layangan di dekat jaringan listrik karena risikonya sangat berbahaya, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia menambahkan, gangguan akibat layangan kerap menyebabkan padamnya aliran listrik yang berdampak pada aktivitas masyarakat dan sektor pelayanan publik.
“Tidak sedikit gangguan listrik terjadi akibat benang layangan mengenai jaringan. Karena itu, kami berharap masyarakat dapat lebih bijak memilih lokasi bermain yang aman dan jauh dari instalasi kelistrikan,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo menegaskan bahwa budaya keselamatan harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam aktivitas bermain anak-anak dan masyarakat.
“Semangat Hari Buruh juga mencerminkan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi semua. PLN terus mengedukasi masyarakat terkait bahaya kelistrikan agar tercipta budaya keselamatan yang dapat melindungi masyarakat sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik,” ungkapnya.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba mengambil layangan yang tersangkut di jaringan listrik secara mandiri karena sangat berisiko tersengat listrik bertegangan tinggi. Jika menemukan kondisi tersebut, masyarakat diminta segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123 agar dapat ditangani oleh petugas resmi PLN.
Melalui edukasi ini, PLN berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya bermain layangan dekat jaringan listrik semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas gangguan listrik.
Yeyep Arip

