Hadapi Era Digital, Bupati Sumbawa Barat Tekankan Peran Keluarga sebagai Fondasi Utama

Patroli88investigasi
0

 

 


patroli88investigasi.com

Taliwang Sumbawa Barat. Perubahan zaman yang bergerak cepat, terutama di era digital saat ini, membawa dampak besar bagi tatanan kehidupan berkeluarga maupun bermasyarakat. Menjawab tantangan tersebut, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Seminar Ketahanan Keluarga bertajuk Wonderful Family dengan tema “Peran Keluarga di Era Digital untuk Penguatan Ekonomi Keluarga dan Pola Asuh yang Berkualitas”. Kegiatan berlangsung di Aula Gili Paserang, Taliwang, pada Senin (18/05), dan dihadiri oleh sekitar 500 peserta yang terdiri dari anggota GOW, pasangan suami istri, serta para Agen Gotong Royong (AGR) se-Kabupaten Sumbawa Barat.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah pemersatu tekad untuk memperkuat fondasi keluarga agar tetap harmonis, mandiri, dan tangguh menghadapi berbagai perubahan zaman. Dalam laporan pembukaannya, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov, menegaskan bahwa seminar ini bukan sekadar ruang diskusi teori, melainkan langkah nyata organisasi wanita untuk bergerak bersama. Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen GOW dalam mengedukasi dan memberdayakan perempuan agar mampu berperan aktif sebagai agen perubahan, baik di lingkungan keluarga maupun di tengah masyarakat luas.

“Kita berkumpul dengan satu tujuan yang sama: menyatukan tekad membangun keluarga yang harmonis, mandiri, dan siap menghadapi tantangan zaman. Peran perempuan sangat strategis di sini, sebagai penggerak utama kemajuan dari lingkungan terkecil,” ungkap Hj. Hanipah.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., memberikan apresiasi tinggi kepada GOW atas keberhasilan mengoordinasikan seluruh elemen organisasi wanita di daerah ini untuk bergerak selaras mendukung program prioritas pemerintah. Ia menilai, kondisi sosial dan ekonomi masyarakat saat ini menuntut perhatian yang sangat serius, terlebih tantangan dalam membangun ketahanan keluarga kini semakin kompleks dan berat.

Bupati juga memaparkan data kependudukan dan angka kemiskinan sebagai gambaran nyata kondisi daerah yang masih menjadi fokus utama pembangunan. Saat ini, jumlah penduduk Kabupaten Sumbawa Barat tercatat mencapai lebih dari 158 ribu jiwa yang terbagi ke dalam sekitar 51 ribu kepala keluarga. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga berada di angka 10,98 persen, atau setara dengan sekitar 6.000 kepala keluarga dan 19.000 jiwa. Angka ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang masih berada di angka 12,23 persen.

Meski pencapaian ini patut disyukuri, Bupati mengingatkan bahwa penurunan angka kemiskinan menjadi semakin sulit saat angkanya sudah semakin kecil. Oleh karena itu, pemerintah daerah merancang dan menjalankan program unggulan KSB Maju, yang seluruhnya berbasis pada kepala keluarga dan kekuatan ekonomi rumah tangga.

Poin penting yang disoroti dalam sambutan Bupati adalah tantangan besar dalam pengasuhan anak di masa kini. Menurut pengamatannya, orang tua saat ini menghadapi kesulitan yang jauh lebih berat dalam membimbing anak-anak dibandingkan dengan masa lalu, seiring derasnya arus informasi dan perubahan perilaku akibat kemajuan teknologi. Hal ini membuat peran keluarga menjadi sangat krusial dan tak tergantikan.

“Tantangan anak-anak hari ini jauh lebih berat dibandingkan saat kita dulu tumbuh besar. Arus informasi bebas, pengaruh lingkungan, dan perubahan nilai hidup menuntut orang tua lebih waspada dan aktif mendampingi anak. Di sinilah letak pentingnya ketahanan keluarga yang kuat,” tegas H. Amar Nurmansyah.

Seminar ini menghadirkan dua pembicara kompeten, yakni Cahyadi Takariawan, S.Si., Apt dan Ida Nur Laila, S.Si., Apt, yang berbagi wawasan mengenai strategi menjaga keharmonisan keluarga, mengelola ekonomi rumah tangga, serta menerapkan pola asuh yang tepat dan berkualitas di tengah gempuran kemajuan teknologi.

Hadir pula dalam kegiatan ini Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Merliza, S.Sos.I., M.M., Sekretaris Daerah drh. Hairul, M.M., Ketua TP-PKK Khusnarti, S.Pd., M.M.Inov, serta sejumlah unsur pimpinan Forkopimda dan kepala organisasi vertikal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum awal lahirnya keluarga-keluarga tangguh yang menjadi tulang punggung kemajuan daerah.


R.Taka 88

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)