Taliwang Patroli88investigasi.com– Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menerima kunjungan kerja dari Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat (KI Provinsi NTB) masa bakti 2026–2030. Acara koordinasi dan silaturahmi ini berlangsung di Graha Fitrah, Kompleks Kemutar Telu Center (KTC), Taliwang, pada Kamis (09/04/2026).
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., yang didampingi Asisten Administrasi Umum, dr. H. Syaifuddin, menyambut kedatangan rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua KI Provinsi NTB, Sahnam, S.H., bersama Komisioner Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI) ,Husna Fatayani,S,Si,M,Sos,Komisioner Bidang Kelembagaan Dr.Armansyah Putra,Mpd,serta jajaran sekretariat Komisi Informasi Provonsi NTB.
Dalam Sambutannya Bupati menyampaikan apresiasi dan menyambut hangat kehadiran Komisi Informasi Provinsi NTB. Bupati menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan energi positif yang mampu mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan
Menurutnya, dengan populasi lebih dari 150 ribu jiwa dan memiliki masyarakat yang heterogen transparansi informasi menjadi perekat yang menjaga harmonisasi sosial dan terbukti dengan terjaganya kondisi daerah yang kondusif tanpa ada konflik horizontal.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat telah melakukan penataan kelembagaan melalui perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) ,maka status Dinas Komunikasi dan Informatika meningkat dari Tipe C menjadi Tipe A,dengan penambahan bidang,termasuk bidang khusus Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik.
Bupati juga menyoroti keberhasilan inovasi Forum YASINAN (Pelayanan Setara Inklusif Andalan) yang telah berjalan selama 13 tahun. Forum yang rutin digelar setiap pekan pada malam Jumat ini menjadi bukti nyata komunikasi dua arah yang mengusung semangat gotong royong, bahkan telah diatur dalam Peraturan Daerah dan disiarkan secara digital untuk menjangkau masyarakat luas.
Sementara itu, Ketua KI Provinsi NTB, Sahnam, S.H., memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Sumbawa Barat. Ia menekankan pentingnya adaptasi dalam penyebarluasan informasi di era digital dimana masyarakat cenderung lebih tertarik pada konten audio visual dibandingkan teks.
"Kami akan segera melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev), namun intinya bukan hanya soal penilaian atau penghargaan, melainkan mendirong keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan melalui pemenuhan kebutuhan informasi yang utuh.
Hal senada disampaikan oleh Komisioner Bidang Kelembagaan, Dr. Armansyah Putra, M.Pd., yang memuji konsistensi Sumbawa Barat dalam menjaga kualitas keterbukaan informasi. Sementara Komisioner Bidang PSI, Husna Fatayani, S.Si., M.Sos., mengingatkan pentingnya pemutakhiran Daftar Informasi Publik (DIP) dan pemahaman mengenai informasi yang wajib diumumkan maupun dikecualikan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan Komisi Informasi Provinsi NTB demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
R Taka

