Ciamis Patroli88investigasi.com– Dalam rangka menjaga kelancaran arus kendaraan pada momen H+1 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Ciamis melaksanakan rekayasa lalu lintas di kawasan Simpang Tiga Kujang, sebagai bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2026, Minggu (22/03/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Ciamis AKP Anjar Maulana, S.T.K., S.I.K., M.Si., yang turun ke lapangan guna memastikan pelaksanaan rekayasa lalu lintas berjalan efektif dalam mengurai potensi kepadatan kendaraan. Simpang Tiga Kujang menjadi salah satu titik strategis yang kerap mengalami peningkatan volume kendaraan, terutama pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
Rekayasa lalu lintas yang diterapkan bertujuan untuk mengatur distribusi arus kendaraan dari berbagai arah agar tetap terkendali dan tidak menimbulkan kemacetan panjang. Dengan pengaturan yang tepat serta kehadiran personel di lapangan, arus kendaraan dapat diarahkan secara optimal sehingga mobilitas masyarakat tetap lancar.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melakukan perjalanan pasca perayaan Idul Fitri. Selain itu, rekayasa lalu lintas juga dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan kendaraan yang biasanya terjadi pada H+1 Lebaran.
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., melalui Kasat Lantas Polres Ciamis AKP Anjar Maulana, S.T.K., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kelancaran arus kendaraan di titik-titik rawan kepadatan.
Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta memastikan perjalanan berlangsung dengan tertib dan lancar. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menyukseskan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Masyarakat memberikan respons positif terhadap langkah cepat yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Para pengguna jalan merasa terbantu dengan adanya pengaturan tersebut, sehingga perjalanan menjadi lebih lancar dan nyaman meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan pasca perayaan Idul Fitri.
Yeyep Arip

