CIAMIS Patroli88investigasi.com~ Bencana alam banjir melanda dua desa di Kecamatan Pamarican. Bencana ini terjadi dikarenakan meluapnya dan jebolnya tanggul dua sungai yang berada di Kecamatan Pamarican. Luapan ini diakibatkan tingginya intensitas air hujan berkepanjangan melanda wilayah Kabupaten Ciamis.
Hal itu mengakibatkan 9 Rukun Warga dan Ratusan Hektar Sawah warga tergenang air. Lantaran meluapnya debit air Sungai Ciseel di Dusun Citalem Desa Margajaya dan jebolnya tanggul Sungai Citalahap Dusun Kertajaya Desa Sukahurip dan berdampak ke Desa Bangunsari.
Mendapat informasi peristiwa bencana banjir tersebut, anggota Polsek Pamarican Polres Ciamis Polda Jabar dikerahkan mendatangi wilayah terdampak banjir. Anggota hadir melakukan pendataan, pengamanan dan evakuasi warga yang rumahnya terdampak banjir akibat debit air dua sungai di Kecamatan Pamarican meluap.
"Bencana banjir ini melanda dua desa di Kecamatan Pamarican, yakni Desa Margajaya dan Desa Bangunsari. Di Desa Margajaya sementara tercatat ada 3 rumah terdampak luapan Sungai Ciseel," ujar Kapolres Ciamis Polda Jabar AKBP H. Hidayatullah, SH., S.I.K., melalui Kapolsek Pamarican Iptu Baehaki dalam keterangan resminya, Selasa (10/2/2026).
"Sedangkan di Desa Bangunsari, data sementara tercatat 9 Rukun Warga (RW) terdampak bencana banjir. Dimana estimasi setiap Rukun Tetangga (RT) sebanyak 50 rumah jadi total rumah warga yang terendam kurang lebih sebanyak 450 rumah. Sementara untuk areal persawahan yang terendam air seluas kurang lebih 200 hektar dan sawah tersebut sebagian dalam proses panen padi dan akan panen padi," ucap Iptu Baehaki menambahkan.
Bencana banjir di Desa Bangunsari, kata Iptu Baehaki, dikarenakan tidak mampu menahan debit air sehingga air sungai Citalahab di blok kubangcalincing Dusun Kertajaya Desa Bangunsari. masuk ke areal persawahan dan pemukiman penduduk Dusun Kubangpari Desa Bangunsari Kecamatan Pamarican.
"Beberapa warga di ungsikan ke bangunan yang tidak terendam air yaitu di masjid DKM 2 Nurul Haq dan rumah saudaranya yang tidak terendam air. Untuk jumlah pasti warga yang diungsikan pihak desa belum bisa mendata secara rinci dikarenakan kedalaman masih tinggi," kata Iptu Baehaki.
Kapolsek Pamarican Polres Ciamis Polda Jabar mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana alam yang tak tentu kapan akan tiba melanda wilayah ataupun warga. "Berkaca dari peristiwa jebolnya tanggul Sungai, kami menghimbau kepada pengguna jalan agar selalu berhati hati karena sering terjadi cuaca extrem. Masyarakat juga diminta agar gotong royong bahu membahu untuk membersihkan dari dampak banjir tersebut," kata Iptu Baehaki.
Yeyep Arip

