-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polsek Cijeungjing Polres Ciamis Monitoring KKN Mahasiswa Unigal di Desa Karang Anyar

Senin, 14 Oktober 2024 | Oktober 14, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-10-14T05:24:55Z

 



CIAMIS  Patroli88investigasi.com~ Personel Polsek Cijeungjing Polres Ciamis Polda Jabar melaksanakan monitoring kegiatan mahasiswa KKN Universitas Galuh Ciamis di Desa Karang Anyar. Pemantauan ini dilaksanakan di Padumukan Dusun Siaga sembako, Dusun Kadugede, Desa Karang Anyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (14/10/2024).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Anggota Bhabinkamtibmas Desa Karang Anyar Polsek Cijeungjing Polres Ciamis Polda Jabar Aiptu Tatang Tamsyur. Selain itu juga turut hadir bersama Kepala Desa Karang Anyar dan Dosen Pembimbing Lapang Universitas Galuh.

Kapolres Ciamis Polda Jabar AKBP Akmal SH., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Cijeungjing Iptu Baehaki menuturkan, ini dalam rangka mempererat silaturahmi Polri dengan Pemerintah Desa, dan Mahasiswa KKN Unigal Ciamis. Selain itu juga dalam rangka cipta kondisi antisipasi gangguan kamtibmas kewilayahan khusunya Desa Karang Anyar.

Tak hanya itu, kata Iptu Baehaki, anggota turut memberikan pembinaan kepada para mahasiswa KKN di Desa Karang Anyar Kecamatan Cijeungjing. Dimana para mahasiswa diajak untuk ikut serta menjaga kondusifitas wilayah. Baik secara diri pribadi maupun lingkungan tempat melaksanakan KKN.

“Kami mengimbau kepada para mahasiswa KKN di Desa Karang Anyar untuk selalu senantiasa menjaga kondusifitas wilayah. Salah satunya dengan selalu meningkatkan kewaspadaa dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun aparat keamanan apabila terjadi sesuatu hal yang mencurigakan,” katanya.

Kapolsek Cijeungjing Polres Ciamis Polda Jabar menambahkan, kehadirannya juga bagian dari pada upaya Polri cooling system antisipasi gangguan kamtibmas menghadapi Pilkada Serentak 2024. "Mari kita sama sama wujudkan dan sukseskan Pilkada Serentak 2024 yang aman, damai dan kodusif. Tanpa eses dan ujaran kebencian serta hal-hal yang dapat memecahbelah bangsa," kata Iptu Baehaki.


(Ayep)

×
Berita Terbaru Update