-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

GAWAT DARURAT NARKOBA! DATA BNN: MELAWI RAWAN, TAPI SATRES NARKOBA POLRES MELAWI TIDAK UNGKAP SATU KASUS PUN

Minggu, 04 Oktober 2026 | Oktober 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-04T16:27:26Z
 
MELAWI, Kalbar  — GAWAT DARURAT NARKOBA! Situasi di Kabupaten Melawi semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan data statistik resmi BNN Provinsi Kalimantan Barat, Melawi secara tegas masuk dalam daftar kabupaten yang rawan dan berisiko tinggi penyebaran narkoba. Namun fakta di lapangan: hingga hari ini TIDAK ADA SATU PUN KASUS yang diungkapkan secara terbuka kepada masyarakat.
 
Ketua DPW FRIC Kalbar, Rabi, mempertanyakan secara terbuka kinerja Satres Narkoba Polres Melawi. Masyarakat pun mulai bersuara.
 
Pernyataan Warga:
 
"Kami saksikan sendiri sehari-hari di lingkungan kami, ada tanda-tanda peredaran narkoba. Tapi anehnya, tidak pernah ada satu pun kasus yang diungkap ke publik. Padahal data resmi BNN Kalbar sudah menyatakan Melawi daerah rawan. Apakah aparat tidak tahu? Atau sengaja diam saja? Ini membahayakan anak-anak dan keluarga kami!" ucap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
 
"Kami warga biasa, kami takut. Kalau dibiarkan begini terus, siapa yang akan melindungi kami? Kami minta jangan tutup mata lagi! Ungkap kasusnya, tangkap pelakunya, lindungi Melawi!" tambah warga lainnya.
 
Apakah data BNN keliru? Atau penegakan hukum sengaja ditutup-tutupi?
 
Ketua DPW FRIC Kalbar, Rabi, menegaskan:
 
"Ini sudah GAWAT DARURAT NARKOBA. Data BNN tidak bisa diabaikan. Kami menuntut Satres Narkoba Polres Melawi segera memberi jawaban terbuka kepada rakyat: Mengapa tidak ada satu kasus pun yang diungkap? Jangan tunggu sampai korban berjatuhan! Bertindak tegas sekarang juga! Rakyat butuh perlindungan nyata, bukan keheningan!"
 
Pihaknya menegaskan: daerah yang sudah dinyatakan rawan wajib ditangani secara serius, transparan, dan tanpa penundaan. Tidak boleh ada penutupan mata demi alasan apa pun. 

Hms DPW FRIC Kalbar Hasan
×
Berita Terbaru Update