Patroli88investigasi.com
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kondisi sarana dan prasarana sekolah, sehingga fasilitas pendidikan yang tersedia dapat mendukung kegiatan belajar mengajar serta memberikan lingkungan yang lebih layak bagi peserta didik.
Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi sekolah, pekerjaan revitalisasi SD Negeri Kadu meliputi rehabilitasi enam ruang kelas, rehabilitasi ruang administrasi, serta penataan lingkungan sekolah.
Nilai bantuan atau pekerjaan tercatat sebesar Rp880.454.562,68. Anggaran tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kerja. Pekerjaan tercatat mulai dilaksanakan pada 10 September 2026.
Dalam pelaksanaannya, P2SP SD Negeri Kadu melibatkan sejumlah unsur kepanitiaan. Ateng, S.Pd. tercatat sebagai penanggung jawab, Tori sebagai ketua, Nana Supriatna, S.Pd. sebagai sekretaris, serta Karwinta, S.Pd. sebagai bendahara.
Kepala SD Negeri Kadu, Ateng, S.Pd., menyambut baik adanya program revitalisasi tersebut. Menurutnya, peningkatan kondisi sarana dan prasarana sekolah merupakan bagian penting dalam menunjang proses pendidikan.
Ia berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana serta ketentuan yang telah ditetapkan.
“Dengan adanya revitalisasi ini, kami berharap sarana dan prasarana sekolah menjadi lebih baik sehingga dapat menunjang proses pembelajaran dan memberikan kenyamanan bagi peserta didik,” ujar Ateng, pada Jum'at (25/9/2026).
Menurut Ateng, keberadaan ruang belajar yang layak dan lingkungan sekolah yang tertata menjadi salah satu faktor pendukung dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif.
Karena itu, ia berharap hasil pekerjaan revitalisasi nantinya dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang, terutama bagi peserta didik dan tenaga pendidik yang setiap hari kerja menggunakan fasilitas tersebut.
Selain meningkatkan kondisi bangunan, penataan lingkungan sekolah juga diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi seluruh warga sekolah. Dengan demikian, fasilitas yang telah diperbaiki dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang berbagai kegiatan pendidikan.
Orang Tua Murid Sambut Positif
Program revitalisasi SD Negeri Kadu juga mendapat sambutan positif dari orang tua dan wali murid.
Mereka menilai peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah merupakan hal penting karena fasilitas pendidikan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan belajar mengajar.
Kondisi ruang kelas dan lingkungan sekolah yang lebih layak dan nyaman diharapkan dapat mendukung aktivitas peserta didik selama mengikuti pembelajaran.
Orang tua dan wali murid juga berharap pelaksanaan pekerjaan revitalisasi dapat dilakukan secara baik, sesuai dengan rencana pekerjaan dan ketentuan yang berlaku.
Mereka berharap setelah seluruh pekerjaan selesai, fasilitas yang telah direhabilitasi dapat dipelihara dan dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan peserta didik, guru, serta seluruh warga sekolah.
Dengan adanya perbaikan tersebut, sekolah diharapkan tidak hanya memiliki bangunan yang lebih baik, tetapi juga mampu menyediakan lingkungan belajar yang mendukung kegiatan pendidikan.
Diharapkan Berikan Manfaat Jangka Panjang
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan pada satuan pendidikan yang membutuhkan perbaikan.
Melalui program tersebut, bantuan diarahkan untuk mendukung peningkatan kondisi fasilitas sekolah sesuai dengan kebutuhan dan prioritas yang telah ditetapkan.
Untuk SD Negeri Kadu, rehabilitasi enam ruang kelas, ruang administrasi, dan penataan lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kegiatan pendidikan di sekolah tersebut.
Pihak sekolah juga diharapkan dapat memastikan fasilitas yang telah direvitalisasi nantinya dirawat dan digunakan sesuai peruntukannya.
Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, proses pembelajaran diharapkan dapat berlangsung secara lebih nyaman dan menunjang aktivitas pendidikan bagi peserta didik.
Hingga pelaksanaan program berjalan, pihak sekolah dan P2SP diharapkan tetap mengacu pada ketentuan serta rencana pekerjaan yang telah ditetapkan, sehingga hasil revitalisasi dapat memberikan manfaat secara optimal bagi warga SD Negeri Kadu.
Red / Yas