BANDUNG - Dampak musim kemarau tidak hanya membuat sumber air semakin terbatas, tetapi juga menuntut masyarakat mengatur persediaan air dengan lebih bijak. Kondisi tersebut menjadi perhatian Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purwakarta yang hadir memberikan dukungan kepada warga melalui pendistribusian toren air.
Kegiatan dilaksanakan pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai di Gang Patinggi 3, Kampung Karangsari, Desa Citalang RT 10/RW 02, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Pendistribusian toren air tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, sekaligus bentuk kepedulian Polantas terhadap masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan dan keterbatasan akses air.
Kegiatan melibatkan Kasat Lantas Polres Purwakarta, Kaur Bin Ops Sat Lantas, para Kanit dan Kaur Sat Lantas, serta anggota Satlantas Polres Purwakarta. Kehadiran personel di tengah masyarakat tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga membangun komunikasi dan mempererat kemitraan dengan warga.
Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho, S.T.K., S.I.K., mengatakan pendistribusian toren air merupakan bagian dari kepedulian sosial jajaran lalu lintas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak kekeringan.
“Bantuan toren air ini kami berikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Harapannya, fasilitas ini dapat membantu warga menampung dan mengelola persediaan air sehingga kebutuhan sehari-hari dapat lebih mudah dipenuhi,” ujarnya, Rabu (23/9/2026)
Menurutnya, kondisi kemarau juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menggunakan air secara bijak. Air yang tersedia perlu diprioritaskan untuk kebutuhan penting seperti minum, memasak, kebersihan diri dan kebutuhan rumah tangga.
Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan toren dan tempat penyimpanan air, menutup wadah dengan baik serta memastikan tempat penampungan tidak menjadi sumber pencemaran maupun tempat berkembang biaknya nyamuk.
Selain itu, kepedulian terhadap lingkungan perlu terus ditingkatkan. Pada kondisi lahan dan vegetasi yang kering, masyarakat diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk membakar sampah secara sembarangan.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, S.I.K., S.H., M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga kepedulian terhadap kebutuhan warga.
“Polri terus berupaya hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk ketika warga menghadapi keterbatasan air akibat kemarau. Bantuan toren air ini diharapkan dapat membantu kebutuhan warga sekaligus mendorong masyarakat untuk mengelola air secara hemat dan menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penanganan dampak kekeringan membutuhkan kerja sama semua pihak. Masyarakat dapat berperan dengan menggunakan air secara efisien, menjaga sumber air dan saling membantu warga yang membutuhkan.
Pendistribusian toren air di Desa Citalang menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian Satlantas Polres Purwakarta dalam memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Kegiatan berlangsung lancar dan kondusif, sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Karena di tengah kemarau, menjaga air berarti menjaga kehidupan. Dan berbagi fasilitas air berarti ikut meringankan kebutuhan sesama.
Bandung 23 September 2026
Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar
Red **