CIAMIS Patroli88investigasi.com– Polres Ciamis Polda Jabar menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat melalui pengawalan kegiatan Upacara Adat Nyangku dan Festival Budaya Panjalu Tahun 2026. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya yang diikuti sekitar 3.000 peserta tersebut dapat berlangsung aman, lancar, tertib dan kondusif pada Senin pukul 06.00 WIB sampai dengan 10.45 WIB (07/09/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Bumi Alit, Situ Lengkong Panjalu dan area Parkir Wisata Meja Bundar Desa Panjalu, Kabupaten Ciamis, tersebut merupakan agenda budaya tahunan masyarakat Panjalu. Upacara Adat Nyangku menjadi salah satu warisan budaya Tatar Galuh yang memiliki nilai sejarah, spiritual, religius dan sosial yang kuat.
Dalam pelaksanaannya, personel Polres Ciamis melakukan pengamanan dan pengawalan pada sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari prosesi tawasul, perjalanan keluarga menuju Bumi Alit, persiapan di Bumi Alit, pemberangkatan menuju Situ Lengkong dan Nusa Gede, hingga prosesi menuju panggung utama Pangbagea Pusaka.
Pengamanan juga dilakukan pada saat acara utama berlangsung, meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sambutan, pedaran sejarah Panjalu, doa, gelar pusaka atau ngabersihan pusaka, lantunan sholawat, hingga prosesi ngabralkeun atau pengembalian pusaka ke Bumi Alit serta ramah tamah.
Kehadiran personel kepolisian merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan orang, pengaturan dan pemantauan situasi menjadi bagian penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan tertib.
Upacara Adat Nyangku sendiri merupakan ritual tahunan masyarakat Panjalu untuk membersihkan benda-benda pusaka peninggalan Prabu Sanghyang Borosngora. Sejumlah pusaka yang dibersihkan di antaranya pedang, cis, keris komando, keris, Pancaworo atau tombak bercabang lima, Bangreng sebagai alat musik tradisional, serta gong kecil.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa Polres Ciamis berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan adat dan budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Kabupaten Ciamis.
“Pengamanan kegiatan Nyangku merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif, sehingga masyarakat dapat mengikuti prosesi adat maupun festival budaya dengan nyaman,” ujar AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si.
Kapolres Ciamis juga menekankan pentingnya sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, panitia penyelenggara, tokoh masyarakat dan seluruh peserta kegiatan. Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung kepada personel kepolisian, tetapi juga membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban.
Sementara itu, Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Nyangku merupakan salah satu warisan budaya Tatar Galuh yang memiliki nilai sejarah, spiritual, religius dan sosial yang tinggi. Prosesi penyucian benda pusaka dimaknai sebagai simbol penyucian diri dan pembersihan hati sekaligus bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur.
Pemerintah Kabupaten Ciamis juga terus mendukung pelestarian tradisi Nyangku sebagai identitas budaya Panjalu sekaligus potensi pengembangan wisata budaya. Generasi muda diharapkan dapat mengenal, mencintai dan melestarikan budaya tersebut serta menjadikan momentum Nyangku sebagai sarana mempererat silaturahmi, persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Salah seorang masyarakat yang mengikuti kegiatan mengapresiasi pengamanan yang dilakukan jajaran Polres Ciamis. Menurutnya, kehadiran polisi membuat masyarakat merasa lebih aman dan nyaman selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Selama pelaksanaan Upacara Adat Nyangku dan Festival Budaya Panjalu Tahun 2026, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.
Yeyep Arip
