-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

50 RIBU Orang Terjangkit di Jateng! Banyumas Jadi Tuan Rumah Pertemuan KPA Se-Jateng Perkuat Komitmen Ending AIDS 2030

Kamis, 24 September 2026 | September 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-23T23:53:58Z

 

patroli88investigasi.com


BANYUMAS, – Pemerintah Kabupaten Banyumas menunjukkan komitmen serius dalam perang melawan HIV-AIDS. Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, resmi membuka Pertemuan Daerah Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah Tahun 2026 di Casa De Lani Resort, Baturraden, Rabu (23/9/2026).


Forum selama dua hari, 22-23 September ini menjadi ajang konsolidasi akbar untuk memperkuat sinergi lintas sektor menuju target *Ending AIDS 2030*.



Dalam sambutannya, Lintarti menegaskan persoalan HIV-AIDS bukan hanya urusan medis. Ini soal kemanusiaan.


> "Pekerjaan kita masih panjang. Tantangannya bukan hanya bagaimana melakukan deteksi dini dan memastikan akses pengobatan, tetapi juga pasien yang putus berobat, koordinasi lintas wilayah, pendampingan, serta masih adanya stigma dan diskriminasi di tengah masyarakat," ujarnya.


Ia menekankan, penanggulangan tidak bisa dibebankan hanya ke rumah sakit dan puskesmas. Butuh gotong royong semua pihak, mulai dunia usaha, kampus, ormas keagamaan, organisasi kepemudaan, komunitas, hingga keluarga.


"Apalagi HIV tidak mengenal batas wilayah administrasi. Koordinasi antar kabupaten dan kota menjadi sangat penting. Jangan sampai koordinasi hanya berjalan ketika ada pertemuan, tetapi terus berlanjut dalam pelaksanaan program di lapangan," tegas Lintarti.


*Data Mencengangkan: 50 Ribu di Jateng*


Fakta mengejutkan diungkap Sekretaris KPA Banyumas, H. Suwondo. Estimasi jumlah Orang Dengan HIV di Jawa Tengah mencapai sekitar *50 ribu orang*.


Menurutnya, angka itu bukti bahwa penanganan butuh strategi inklusif dan humanis, bukan sekadar medis.


"Tidak dapat diselesaikan oleh sektor kesehatan semata. Diperlukan forum komunikasi regional untuk memecahkan sekat-sekat sektoral demi merumuskan strategi penanganan yang inklusif, humanis, dan tepat sasaran menuju Ending AIDS 2030," jelasnya.


Pertemuan ini dihadiri perwakilan KPA dari seluruh Jateng bahkan luar Jateng, OPD terkait, dan fasilitas layanan kesehatan. Rangkaian acaranya meliputi talkshow dan forum diskusi bersama Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, dan Sentra Satria.


Fokus utama: menyepakati strategi penanganan pasien putus berobat, memperkuat jejaring layanan HIV antar daerah, perluasan deteksi dini dan akses pengobatan, serta pendampingan sosial lewat pekerja sosial dan komunitas.

By Prs

×
Berita Terbaru Update