Tiga Inovator Unggulan Dinkes KSB Siap Bawa Nama Daerah ke Tingkat Nasional Lewat Ajang Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi NTB 2026

Patroli88investigasi
0

 



Patroli88investigasi.com

TALIWANG – Semangat berinovasi dan dedikasi tinggi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran tenaga kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat. Selasa (07/07/2026), Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat menjadi saksi pelaksanaan penilaian tahap provinsi dalam ajang bergengsi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Tim Penilai dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB yang dipimpin oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dessy Maryani, SKM., M.Kes., didampingi para pengamat dan praktisi dari berbagai organisasi profesi terkemuka, antara lain Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (P3KMI), serta Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes KSB, Sulastri, SKM., yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Sulastri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tiga inovator yang telah lolos ke tahap penilaian provinsi. Menurutnya, keikutsertaan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan bukti nyata komitmen untuk menghadirkan solusi cerdas bagi tantangan pelayanan kesehatan yang dihadapi masyarakat. "Inovasi yang lahir dari kebutuhan riil di lapangan adalah modal utama untuk melahirkan pelayanan yang lebih humanis, cepat, dan tepat sasaran bagi seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Ketua Tim Penilai, Dessy Maryani, juga memberikan apresiasi mendalam atas kesiapan dan kualitas karya yang ditampilkan oleh perwakilan Kabupaten Sumbawa Barat. Ia menekankan bahwa ajang ini diselenggarakan untuk mengapresiasi sekaligus menyebarluaskan praktik-praktik pelayanan terbaik yang telah terbukti memberikan dampak positif. "Kami melihat semangat yang luar biasa di sini. Inovasi yang baik adalah yang bisa berjalan berkelanjutan, mudah diadopsi, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Kami berharap karya-karya terbaik dari Sumbawa Barat ini kelak bisa menjadi wakil Provinsi NTB di tingkat nasional," tambahnya.

Pada sesi pemaparan, ketiga inovator mempresentasikan secara rinci beserta bukti video pelaksanaan di lapangan:

1. Ns. Kurniawan, S.Kep. dengan inovasi "Pengabdian Tanpa Batas", yang berfokus pada perluasan jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil.

2. drg. Ananta Ayu Wulandari menghadirkan terobosan "Pagi Sanah (Poli Gigi Sahabat Anak)", layanan pemeriksaan gigi yang dirancang khusus agar ramah, nyaman, dan tidak menakutkan bagi anak-anak.

3. Ridla Rizkiyah, SKM. memperkenalkan sistem "SIKREN (Sistem Konten dan Evaluasi Rencana Edukasi Kesehatan dalam Pembuatan Media Promosi Kesehatan)", guna memastikan informasi kesehatan yang disampaikan tepat sasaran dan mudah dipahami.

Proses penilaian berlangsung secara mendalam, meliputi diskusi interaktif, pengujian substansi program, hingga masukan teknis untuk menyempurnakan metode kerja agar dampaknya bisa lebih besar lagi.

Di akhir kegiatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, M.MRS., MQM., memberikan pesan yang menyentuh sekaligus memotivasi. "Apa yang kalian tampilkan hari ini adalah bukti kemampuan terbaik putra-putri daerah. Apapun hasil yang akan diumumkan nanti, jadikan ini sebagai langkah maju, bukan sekadar berhenti di satu pencapaian. Teruslah berkarya, berani berinovasi, dan utamakan kepentingan masyarakat di setiap langkah pengabdian kalian," tegasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim penilai yang telah memberikan bimbingan berharga. Diharapkan sinergi antara pusat dan daerah ini terus terjalin erat untuk melahirkan tenaga kesehatan yang tak hanya berkompeten, tapi juga memiliki daya saing tinggi hingga kancah nasional.

R.Taka 88

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)