Danramil 1012/Jatinunggal, Kapten Inf. Wawan R.S., menyambut baik kehadiran jajaran pengurus FMST. Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai mitra dalam menyampaikan berbagai program pembangunan maupun kegiatan TNI kepada masyarakat.
"Kami mengapresiasi terjalinnya komunikasi yang baik dengan Forum Media Sumedang Timur. Sinergitas seperti ini sangat penting agar informasi yang diterima masyarakat benar, berimbang, dan mampu memberikan edukasi. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin demi menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan di wilayah Jatinunggal serta Sumedang Timur," ujar Kapten Wawan.
Sementara itu, Ketua FMST H. Iik Nurhikmat, S.IP. menegaskan bahwa FMST berkomitmen menjadi organisasi media yang profesional, independen, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.
"FMST hadir sebagai wadah bagi insan media di Sumedang Timur untuk membangun kolaborasi dengan seluruh unsur, termasuk TNI dan Polri. Sinergitas bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol sosial, tetapi memperkuat komunikasi agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berdasarkan fakta, berimbang, dan memberikan manfaat bagi daerah," katanya.
Bendahara FMST, Yulias, menambahkan bahwa kebersamaan yang terjalin menjadi modal penting dalam membangun hubungan harmonis antara media dan berbagai pemangku kepentingan.
"Silaturahmi seperti ini mencerminkan bahwa komunikasi yang baik akan melahirkan kerja sama yang positif. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sehingga tercipta hubungan yang semakin solid dalam mendukung kemajuan Sumedang Timur," ungkapnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal FMST, M. A. Rahmat Setiawan, menyampaikan bahwa media memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang akurat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah maupun aparat.
"Kami percaya sinergitas yang dibangun bersama Koramil akan semakin memperkuat semangat kolaborasi. FMST siap menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi yang positif, mengedukasi masyarakat, sekaligus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional sesuai Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik," jelasnya.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diakhiri dengan diskusi ringan mengenai berbagai isu kewilayahan serta komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi yang baik. Melalui sinergitas yang kuat antara media dan aparat kewilayahan, diharapkan tercipta iklim informasi yang sehat, kondusif, serta mampu mendorong percepatan pembangunan di wilayah Sumedang Timur.
Red - Yulias
