*Taliwang, Patroli88investigasi.com* – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dalam mendorong transformasi pelayanan publik berbasis digital. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui koordinasi antara Dinas Kesehatan dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait pengembangan SIAGA Prima KSB (Sistem Integrasi dan Akselerasi Gerakan Pelayanan Primer Berbasis Risiko) serta TRC On Command.
Koordinasi yang berlangsung pada Jumat (31/7/2026) itu diterima langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sumbawa Barat, Dedy Damhudy, S.P., M.Si., bersama Kepala Bidang Aplikasi dan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi, Nuari Zamakhsyari, S.STP., M.M.Inov. Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Mutu, dan Sumber Daya Kesehatan, H. Indra Alamsyah.
Pertemuan tersebut membahas penguatan dukungan teknologi informasi terhadap inovasi pelayanan kesehatan primer yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional.
SIAGA Prima KSB merupakan model pelayanan kesehatan primer yang mengintegrasikan seluruh jejaring layanan kesehatan dasar dengan pendekatan berbasis risiko. Melalui sistem ini, masyarakat yang memiliki tingkat risiko kesehatan lebih tinggi dapat dideteksi lebih dini, dipantau secara berkelanjutan, dan memperoleh penanganan yang lebih cepat serta tepat sasaran.
Inovasi tersebut merupakan pengembangan dari implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Kesehatan. Kabupaten Sumbawa Barat sendiri menjadi salah satu daerah percontohan penerapan ILP sejak tahun 2022 dan memperoleh apresiasi dari Kementerian Kesehatan atas keberhasilannya mengimplementasikan transformasi pelayanan kesehatan primer.
Seluruh puskesmas di Kabupaten Sumbawa Barat kini telah menerapkan model Integrasi Layanan Primer. Implementasi tersebut menjadi salah satu referensi bagi pemerintah pusat dan kalangan akademisi dalam pengembangan pelayanan kesehatan primer di berbagai daerah.
Selain SIAGA Prima KSB, koordinasi juga membahas penguatan Program TRC On Command, yaitu pengembangan layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang memberikan respons kesehatan secara cepat kepada masyarakat. Melalui sistem ini, tim kesehatan dapat segera bergerak setelah menerima laporan atau permintaan layanan melalui pusat panggilan (call center) maupun fasilitas kesehatan yang menjadi titik layanan masyarakat.
Program tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan kondisi kegawatdaruratan, meningkatkan efektivitas layanan kesehatan, sekaligus memperkuat sistem rujukan yang terintegrasi di Kabupaten Sumbawa Barat.
Kepala Dinas Kominfo, Dedy Damhudy, menyampaikan apresiasi atas kunjungan koordinasi Dinas Kesehatan. Menurutnya, kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin modern, cepat, dan berbasis teknologi informasi.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Aplikasi dan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi, Nuari Zamakhsyari, menegaskan bahwa Bidang Aplikasi dan Infrastruktur TIK memiliki peran strategis sebagai pendukung transformasi digital dalam implementasi SIAGA Prima KSB.
Peran tersebut diwujudkan melalui penyediaan infrastruktur teknologi, pengelolaan aplikasi, integrasi data, pengamanan informasi, hingga dukungan teknis agar seluruh sistem dapat beroperasi secara optimal. Dengan dukungan tersebut, Dinas Kesehatan dapat menjalankan pelayanan kesehatan primer yang terintegrasi, berbasis risiko, serta didukung data yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan.
Melalui sinergi antara Dinas Kominfo dan Dinas Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, efektif, dan berbasis digital, sekaligus memperkuat implementasi transformasi layanan kesehatan nasional di tingkat daerah.
Kadis Kominfo bersama Kepala Bidang Aplikasi dan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi Nuari Zamakhsyari, S.STP.,M.M.Inov mengucapkan terima kasih atas kunjungan koordinasi Dinas Kesehatan dan menyambut baik upaya dalam pemanfaatan integrasi pelayanan berbasis digital sebagai langkah proaktif kolaborasi antar perangkat daerah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Peran Bidang Aplikasi dan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah sebagai enabler transformasi digital dalam penyelenggaraan SIAGA Primer Berbasis Risiko. Bidang ini memastikan seluruh komponen teknologi—mulai dari infrastruktur, aplikasi, integrasi data, keamanan informasi, hingga dukungan teknis—berfungsi secara optimal sehingga Dinas Kesehatan dapat menyelenggarakan pelayanan kesehatan primer yang terintegrasi, berbasis risiko, dan didukung data yang akurat untuk pengambilan keputusan. *(R. Taka)*

