Tanpa judul

Dewapatrolisidaknews
0





 Polres Klungkung Gelar Simulasi Gempa dan Tsunami, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana


Klungkung, 24 April 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tahun 2026, jajaran Polres Klungkung melalui Satuan Samapta menggelar kegiatan simulasi penanggulangan bencana gempa bumi dan tsunami yang berlangsung di SD Negeri 3 Negari, Jumat (24/4).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut melibatkan lintas sektor, mulai dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga masyarakat dan pelajar. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Wakil Bupati Klungkung, Kalak BPBD Klungkung, Kabag Ops Polres Klungkung, perwakilan Kodim 1610 Klungkung, Camat Banjarangkan, serta sejumlah kepala dinas dan perangkat desa.


Simulasi ini diikuti oleh total ratusan peserta, termasuk 147 siswa sekolah dasar, yang secara aktif terlibat dalam setiap tahapan penanggulangan bencana, mulai dari apel kesiapan hingga evakuasi ke titik aman.


Kasat Samapta Polres Klungkung, AKP I Gusti Lanang Jelantik, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan pemahaman masyarakat terhadap langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana alam, khususnya gempa bumi yang berpotensi tsunami.


“Simulasi ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya sadar bencana, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan. Dengan latihan yang terstruktur, diharapkan setiap individu mampu bertindak cepat dan tepat saat situasi darurat terjadi,” ujarnya.


Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan, dilanjutkan rapat teknis, pembentukan tim oleh BPBD, hingga pelaksanaan simulasi gempa yang menggambarkan kondisi darurat secara realistis. Peserta kemudian diarahkan untuk melakukan evakuasi mandiri menuju titik kumpul, disusul dengan penyampaian peringatan dini potensi tsunami oleh BPBD dalam beberapa tahap.


Berbagai peralatan pendukung juga disiagakan dalam kegiatan ini, seperti tenda pleton, tenda keluarga, radio komunikasi (HT), kendaraan rescue, ambulans, hingga kendaraan mobilitas dan sepeda motor operasional.

Kegiatan ditutup dengan evaluasi oleh pimpinan sebagai bahan peningkatan efektivitas penanganan bencana di masa mendatang.


Secara keseluruhan, simulasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarinstansi sekaligus meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Klungkung dan sekitarnya.


(Dewe)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)