Ciamis Patroli88investigasi.com– Polres Ciamis bersama unsur TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Ciamis. Kesiapan tersebut ditunjukkan melalui Apel Gelar Pasukan dan Peralatan sebagai langkah preventif sekaligus memastikan seluruh personel dan sarana pendukung siap digerakkan menghadapi potensi Karhutla, apel tersebut dilaksanakan bertempat di Lapangan Apel Mako Polres Ciamis. Selasa pukul 07.30 WIB hingga 08.20 WIB (11/08/2026).
Apel Gelar Pasukan dan Peralatan dipimpin langsung oleh Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Dr. H. Andang Firman Triyadi, M.T., Pasi Ops Kodim 0613/Ciamis Lettu Inf Yudi Mulyadi Slamet, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Ciamis Anang Setiawan, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Kelas I-B Ciamis Rosnainah, S.H., M.H., Kepala Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Wilayah VII Cucu Adriyawan Noor, S.Hut., unsur Satpol PP, BPBD, PJU Polres Ciamis, serta tamu undangan lainnya.
Peserta apel terdiri dari personel Kodim 0613/Ciamis, Sat Samapta, Sat Lantas, Satpol PP Kabupaten Ciamis, Damkar, BPBD, Polhut, dan Tagana Kabupaten Ciamis. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bentuk kesiapan bersama dalam menghadapi potensi bencana Karhutla yang dapat terjadi selama musim kemarau.
Dalam amanatnya, Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa memasuki musim kemarau, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan mengalami peningkatan. Karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu perekonomian, kesehatan masyarakat akibat asap, serta kelangsungan ekosistem.
“Apel gelar pasukan dan peralatan ini merupakan bentuk nyata kesiapan kita, baik dari aspek personel, materiel, maupun sarana dan prasarana. Seluruh instansi terkait harus siap bergerak cepat, tepat, dan terpadu dalam menghadapi potensi Karhutla,” tegas Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si.
Kapolres Ciamis menekankan bahwa pencegahan dan penanggulangan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh Polri sendiri. Diperlukan sinergitas dan kolaborasi lintas sektoral antara TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat.
Dalam menghadapi potensi Karhutla, Kapolres menekankan pentingnya meningkatkan deteksi dini dan patroli secara intensif di kawasan yang rawan terjadi kebakaran. Pemanfaatan informasi titik panas atau hotspot juga perlu dilakukan secara optimal sebagai bagian dari upaya deteksi dini.
Selain itu, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat serta pelaku usaha di bidang perkebunan harus terus digencarkan. Masyarakat diimbau tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan.
Kapolres Ciamis juga meminta seluruh instansi memastikan sarana dan prasarana pemadaman, kendaraan dinas, serta perlengkapan pendukung lainnya dalam kondisi siap digunakan setiap saat.
“Hilangkan ego sektoral. Koordinasi antarinstansi dan antarposko penanganan di lapangan harus berjalan cepat dan lancar. Kita harus memiliki satu pola tindakan dalam menghadapi setiap potensi Karhutla,” ujar Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si.
Dalam pelaksanaan penanganan Karhutla, Kapolres turut menekankan aspek keselamatan personel. Setiap anggota yang terlibat dalam penanganan kebakaran wajib mematuhi standar operasional prosedur dan mengutamakan keselamatan kerja, terutama ketika menghadapi medan yang sulit dan kondisi yang berisiko.
Kapolres Ciamis juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan instansi terkait yang telah menunjukkan komitmen dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di Kabupaten Ciamis.
Melalui apel tersebut, Polres Ciamis bersama seluruh stakeholder memperlihatkan kesiapan dalam melakukan pencegahan dan penanganan Karhutla secara terpadu. Sinergitas lintas sektoral diharapkan mampu mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.
Polres Ciamis mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran hutan maupun lahan. Peran aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan Karhutla sejak dini.
Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Yeyep Arip

