Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Jatigede, Belasan Rumah Rusak dan Akses Jalan Sempat Lumpuh Sumedang –

0


PATROLI88INVESTIGASI || SUMEDANG
, Bencana alam berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Dua desa terdampak cukup parah, yakni Desa Ciranggem dan Desa Cisampih.


Peristiwa ini menyebabkan kerusakan infrastruktur, gangguan jaringan komunikasi, serta puluhan warga terdampak, meski dipastikan tidak ada korban jiwa.


Jalan Lumpuh, Tiang Listrik Tumbang, Di Desa Ciranggem, dua tiang listrik dilaporkan tumbang dan melintang di Jalan Lingkar Timur Jatigede. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Jatigede menuju Jatinunggal dan sebaliknya sempat terhenti total.


Petugas gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi, dan sekitar pukul 16.30 WIB jalur tersebut kembali dapat dilalui kendaraan.


Selain itu, empat tiang Telkom mengalami kemiringan dan sebagian kabel putus, sehingga jaringan komunikasi warga sempat terganggu.Rumah Warga dan Masjid Rusak, Dampak angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga. Dua rumah mengalami kerusakan berat, masing-masing milik Asnah (73) dan Carma (70).


Tak hanya itu, sedikitnya lima rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terjangan angin. Sebuah masjid, Jami Ar Rohman, juga turut terdampak.Desa Cisampih Terendam dan Tertutup Materia, Sementara itu di Desa Cisampih, hujan deras menyebabkan luapan air yang membawa material tanah dan bebatuan. Jalan desa sepanjang kurang lebih 30 meter tertutup material dengan ketebalan mencapai 50 cm.


Meski demikian, kendaraan roda dua dan roda empat masih dapat melintas dengan hati-hati."Sebanyak delapan bangunan terdampak, termasuk Masjid Al Furqon, Posyandu Aster 1, serta sejumlah rumah warga. Sebagian besar telah dibersihkan, namun beberapa rumah masih belum layak huni."Respons Cepat Kepolisian dan Instansi Terkait, Kapolsek Jatigede, AKP Rustandi, yang memimpin langsung penanganan di lokasi menyampaikan bahwa pihaknya segera turun ke lapangan begitu menerima laporan.


"Kami bersama anggota langsung mendatangi lokasi, melakukan evakuasi, pengaturan lalu lintas, serta berkoordinasi dengan BPBD, PLN, dan Telkom. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kami terus melakukan pendataan kerugian,” ujar AKP Rustandi.



"Ia juga menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, Suara Warga: Harap Perhatian dan Penanganan Lanjutan,"Salah satu warga Desa Cisampih, Rodiawan, yang juga merupakan Bakal Calon Kepala Desa Cisampih, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. “Kami sangat bersyukur tidak ada korban jiwa, tapi kondisi warga cukup memprihatinkan. Ada rumah yang belum bisa ditempati. Kami berharap ada bantuan dan penanganan lanjutan, terutama untuk normalisasi saluran air agar kejadian serupa tidak terulang,” ungkapnya.


Kerugian Masih Didata, Warga Mengungsi Sementara,Hingga saat ini, kerugian materi akibat bencana tersebut masih dalam proses pendataan. Warga yang rumahnya rusak berat untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat,"Pihak kepolisian bersama unsur Forkopimcam dan pemerintah desa terus melakukan langkah penanganan serta mengajak masyarakat untuk bergotong royong membersihkan sisa material bencana.


(Rahmat Setiawan)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)