Tasyakuran Swasembada Pangan Banyumas Digelar di Karangsari Kembaran

0

 

    patroli88investigasi.com


Sebagai wujud rasa syukur Pemerintah Pusat hingga Daerah atas capaian dan peningkatan sektor pertanian, khususnya produksi pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas menggelar "Tasyakuran Swasembada Pangan" di Desa Karangsari, Kecamatan Kembaran Rabu (7/1/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti, Komandan Kodim 0701 Banyumas, Polresta, jajaran dinas pertanian, penyuluh dan perwakilan kelompok tani di Kabupaten Banyumas


Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas, Arif Sukmo Buwono, mengatakan tasyakuran ini merupakan ungkapan syukur bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Presiden, Menteri, Gubernur, Kepala Daerah, hingga para pelaksana di lapangan seperti penyuluh pertanian dan petani.


“Acara tasyakuran swasembada pangan ini adalah bentuk rasa syukur kita bersama. Alhamdulillah, tahun ini Banyumas mampu mencapai dan terus bergerak menuju swasembada pangan,” ujar Arif.


Menurutnya, peningkatan produksi pertanian di Banyumas sangat signifikan. Pada tahun 2024, produksi padi tercatat sekitar 375 ribu ton. Hingga akhir tahun 2025, jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 380 ribu ton.


“Peningkatan ini merupakan wujud nyata dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Amanat dari pusat untuk menuju swasembada pangan dijalankan secara linier hingga ke bawah,” jelasnya.


Arif menambahkan, upaya menuju swasembada pangan juga sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Banyumas yang tertuang dalam Trilas Bupati dan Wakil Bupati. Salah satu fokusnya adalah penguatan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah.


Selain peningkatan produksi, Dinpertan Banyumas juga mendorong lahirnya pengusaha dan petani muda. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian ke depan.


“Penggerak utama produksi pertanian adalah kelompok tani, poktan, gapoktan, dan kelompok wanita tani. Mereka dimotori oleh para penyuluh pertanian. Dengan peningkatan status penyuluh ke pusat, ini menjadi energi baru dalam pendampingan petani,” katanya.


Ia optimistis, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, penyuluh, dan petani, sektor pertanian Banyumas akan semakin maju dan mampu mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan.


Sebagai ungkapan syukur Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti memotong tumpeng yang diserahkan kepada perwakilan petani yang ikut hadir pada kesempatan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada para petani yang sudah bekerja keras mendukung program program pemerintah.

By Parsito

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)