Pemkab Cilacap Gelontorkan Rp252 miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Tahun Ini

0

 

patroli88investigasi.com


CILACAP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap di tahun ini menggelontorkan anggaran senilai Rp252 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Cilacap guna 

pembangunan infrastruktur.


"Khusus untuk infrastruktur jalan sebesar Rp130 miliar, kita masih konsusten untuk mempertahankan perbaikan jalan-jalan kabupaten," ujar Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman saat ditemui usai kegiatan Apel Bersama di Aula DPUPR Cilacap, Jumat (30/1/2026).


"Termasuk tambahan untuk infrastruktur jalan desa sekarang ini kan melalui DPUPR, walaupun di tengah tekanan fiskal, tapi tetap kita optimalkan," lanjutnya.


Adapun anggaran untuk pemeliharaan jalan juga akan dioptimalkan di tahun ini. "Kalau memang ada di anggaran perubahan kita optimalkan di 2026," ungkap Bupati.


"Bahkan, nanti akan kita dorong ada tim fast cepat atau mungkin sapu jagat dan lain sebagainya untuk bisa menangani melalui anggaran pemeliharaan," imbuhnya.


Bupati menyampaikan, kondisi infrastruktur jalan, khususnya jalan kabupaten di Cilacap 80 persen sudah baik, ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya.


"Di tahun ini alhamdulillah kita banyak juga dapat anggaran dari pusat, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) masih ada sebesar 22 miliar," bebernya.


"Dan kita lagi mencoba kemarin paparan di Kementerian PUPR dan Komisi V DPR RI terkait dana Inpres Jalan Daerah (IJD), IID, dana Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dan lain-lain untuk infrastruktur," tandas Bupati.


Termasuk untuk pembangunan rumah sakit tahun ini, dengan harapan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat. 


"Pokoknya Mas Bupati bersama teman-teman di dinas, semuanya saya ajak banyak celamit meminta anggaran ke pusat demi pembangunan yang merata di Kabupaten Cilacap," kata Syamsul.


Sementara Kepala DPUPR Cilacap, Wahyu Ari Pramono menambahkan, dari jumlah anggaran Rp252 miliar yang nanti akan dikelola oleh dinas ini, akan didistribusikan ke enam bidang dan sekretariat untuk mendukung fungsi penunjang urusan pemerintahan.


"Di sub Bidang Bina Marga, terdapat sekitar 85 kegiatan, di mana 25 di antaranya sudah mulai berjalan," ungkap Wahyu. 

(By Galih)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)