Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis Laksanakan Monitoring Terpadu terhadap Lima Unit Dapur Makanan Bergizi Gratis di Kecamatan Kawali

Patroli88investigasi
0

 


CIAMIS, 13 Januari 2026 Patroli88investigasi.com– Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis melaksanakan kegiatan monitoring terhadap lima unit Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kawali pada hari Selasa, 13 Januari 2026.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap pelaksanaan program Dapur MBG di tingkat lapangan, sekaligus memastikan bahwa seluruh tahapan operasional sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Dalam rangkaian monitoring tersebut, tim yang dipimpin oleh Ketua Komisi D H. Zaenal Arifin beserta Anggota Komisi D H. Nceng Ahmad Arifin mengunjungi secara berurutan lima lokasi Dapur MBG, yaitu:

- Dapur Shanum 1 (Desa Winduraja)

- Dapur Shanum 2 (Desa Winduraja)

- Dapur SMK Muhamadiyah (Desa Kawalimukti)

- Dapur Alfa (Desa Kawali)

- Dapur Asoka (Desa Karang Pawitan)

Kegiatan monitoring ini juga melibatkan berbagai pihak terkait, antara lain Tim Kesehatan Puskesmas Kawali yang dipimpin oleh dr. Aang, perwakilan Kesatuan Koramil 1307 Kawali yaitu Serka Maman Suherman dan Sertu Ajat Sudrajat, serta perwakilan Sekretariat Kecamatan Kawali.

Dalam kesempatan tersebut, H. Zaenal Arifin menyampaikan arahan terkait pelaksanaan program. "Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk meninjau kelayakan operasional program Dapur MBG, memastikan bahwa alokasi anggaran yang telah ditetapkan digunakan secara efisien, transparan, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan status gizi masyarakat berhak," ujar Ketua Komisi D.



Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kesesuaian konten gizi dengan profil penerima manfaat. "Kami mendorong agar standar gizi yang diterapkan pada setiap menu disesuaikan dengan kebutuhan spesifik kelompok penerima manfaat, mencakup anak-anak, lansia, dan ibu hamil yang memiliki karakteristik kebutuhan nutrisi yang berbeda," jelasnya.

Evaluasi yang dilakukan mencakup beberapa aspek kunci, antara lain sistem pendataan penerima manfaat, mutu bahan baku pangan, prosedur pengolahan makanan, serta mekanisme koordinasi antar instansi terkait dalam pelaksanaan program.

Linda, pengelola Dapur Shanum 1 dan Dapur Shanum 2 yang berlokasi di Desa Winduraja, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan monitoring tersebut. "Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan efektivitas dalam pendistribusian makanan bergizi, sekaligus mendapatkan masukan konstruktif untuk mengoptimalkan kualitas layanan yang kami berikan," ungkapnya.

Hasil evaluasi dari seluruh lokasi yang dimonitor akan diolah secara sistematis untuk disusun dalam bentuk rekomendasi perbaikan, yang selanjutnya akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana pengembangan program Dapur Makanan Bergizi Gratis di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.

Yeyep arip,ua

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)