Kasat Intelakam Polres Badung Bersama FRIC DPW Bali Inisiasi Kegiatan Anti Bullying dan Anti Teror, Radikalisme di SMA Sakura Dalung
Kasat intelkam Polres Badung I Gusti Lanang Jelantik Bersama Fast Respon Indonesia Center (FRIC) menginisiasikan kegiatan edukasi keamanan yang penuh makna di SMA Sakura Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung, pada Jumat (12/12/2025). Acara ini melibatkan kolaborasi dengan Kasat Intelakm Polres Badung, Densus 88 Anti Terorisme, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikpora) Badung untuk memberikan materi penting kepada siswa-siswi sekolah tersebut.
Sebagai inisiator, Kasat Intelkam Polres Badung Bersma FRIC menyatakan hal yanga sama bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk ancaman. "Kita percaya, pendidikan keamanan sejak usia muda akan membentuk generasi yang lebih cerdas dan tanggap terhadap masalah sosial dan keamanan," ujar Ketua FRIC Bali Dewa Made Darmayoga didampingi jajaran.
Polres Badung melalui kasat intelkam Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) yang secara langsung membawakan materi tentang pencegahan dan penanggulangan bullying. Materi yang disampaikan tidak hanya tentang definisi bullying, melainkan juga cara mengidentifikasi, mencegah, dan melaporkan kasus yang terjadi di lingkungan sekolah.
Para pemateri dari Sat Intelkam Polres Badung juga berbagi cerita nyata dan strategi praktis agar siswa mampu melindungi diri sendiri serta teman-teman dari tindakan bullying. Acara menjadi semakin hidup ketika siswa berani bertanya dan berbagi pengalaman mereka seputar masalah yang seringkali tersembunyi di antara anak muda.
Selain anti bullying, materi yang ditunggu-tunggu adalah dari Densus 88 Anti Terorisme yang membawakan materi upaya pencegahan terorisme kepada siswa-siswi SMA Sakura Dalung. Materi yang disampaikan diformulasikan secara sederhana dan mudah dipahami, agar siswa memahami ancaman terorisme dan peran mereka dalam mencegahnya.
Pemateri Densus 88 menjelaskan tentang bentuk-bentuk radikalisme yang sering menyasar anak muda, serta cara mengidentifikasi tanda-tanda bahaya dan melaporkannya ke instansi yang berwenang. "Anak muda adalah aset bangsa, oleh karena itu kita harus melindungi mereka dari pengaruh yang negatif dan berbahaya," ungkap Densus 88.
SMA Sakura Dalung sebagai tuan rumah menyambut hangat acara ini, dengan dukungan penuh dari Disdikpora Badung. Disdikpora berperan sebagai pendukung sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan, mulai dari persiapan tempat hingga memastikan semua siswa dapat berpartisipasi aktif.
Kepala Disdikpora Badung yang hadir langsung menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Kasat Intelkam Polres Badung dan FRIC dengan berkolaborasi dengan instansi keamanan. "Kami sangat mendukung kegiatan semacam ini, karena pendidikan keamanan adalah bagian tak terpisah dari kurikulum pendidikan yang komprehensif," kata Kepala Disdikpora Kabupaten Badung I Gusti Made Dwipayana, S.H., M.Si.
Siswa-siswi SMA Sakura Dalung tampak antusias mengikuti setiap sesi materi. Banyak di antaranya menyatakan bahwa acara ini memberikan wawasan baru dan pengetahuan berharga yang tidak diajarkan di kelas biasa. Beberapa siswa bahkan berjanji akan menyebarkan pesan anti bullying dan anti terorisme kepada teman-teman dan keluarga.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari diakhiri dengan penyerahan piranti pendukung pendidikan oleh FRIC kepada SMA Sakura Dalung, serta janji akan melakukan kolaborasi serupa di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Badung. Harapan semua pihak, kegiatan ini akan menjadi tonggak awal terbentuknya generasi yang tanggap, bertanggung jawab, dan mampu melindungi negara dari segala bentuk ancaman.
"Untuk mencegah para pelajar SMA SAKURA terpaparnya bullying dan paham radikalisme, ini kami lakukan dikarenakan telah banyak anak anak pelajar terjerumus kedalam hal tersebut. Kami sangat mengapresiasi dengan adanya keikutsertaan Densus 88 Anti Teror sekaligus memberikan materi preventif dan preemtif terpaparnya radikalisme, dan tak lupa pula kepada FRIC Bali yang telah menginisiasikan kegiatan ini. Ke depan, bukan hanya sampai disini saja, kami akan kemas lebih matang lagi dan tepat sasaran," imbuh Kasat Intelkam Polres Badung,
I Gusti Lanang Jelantik, S.H., M.H., seijin Kapolres Badung.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, seluruh pelajar antusias dan mengapresiasi adanya kegiatan tersebut.





