Ciamis Patroli88investigasi.com
Bappenas (Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional) dan Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kunjungan kerja untuk meninjau dapur-dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai lokasi, termasuk di Ciamis dan Tasikmalaya, Jawa Barat.
Di Ciamis, salah satu dapur yang dikunjungi sebagai percontohan nasional adalah Dapur SPPG Shanum satu,yang bernaung di yayasan Putri Praja Mandiri dan berlokasi di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali,Kabupaten Ciamis.
Tujuan utama kunjungan tersebut untuk memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan Program MBG di lapangan dan memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Serta memastikan integrasi data lintas sektor untuk mendukung dashboard monitoring dan evaluasi Program MBG.
Dalam wawancaranya Cucu Suryaman S.S.Msi.,selaku Tenaga ahli kementrian di PPN Bapenas dikedeputian pengendali evaluasi dan mangement resiko,mengatakan pada awak media pada hari Selasa 02 Desember 2025.
"kegiatan ini untuk memperkuat kerja sama lintas sektor antara Bappenas, Badan Gizi Nasional (BGN), pemerintah daerah, dan mitra terkait lainnya"ucap nya.
Ia juga menambahkan,kegiatan ini adalah salah satu penunjang untuk mendukung transformasi pangan dan gizi.
"menjadikan program MBG sebagai langkah konkret dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, terutama dalam pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing, serta mengatasi masalah stunting dan malnutrisi"jelasnya.
Cucu juga berharap pemilik SPPG dapat bersinergi dengan media dan fakultas yang ada di daerah untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai perencanaan, yang merupakan fokus utama dari program MBG.
Menurutnya sinergi ini bertujuan untuk penyebaran Informasi.
"Media lokal dapat membantu menyebarkan informasi kepada masyarakat luas secara efektif,dan keterlibatan fakultas fakultas daerah japat mendukung dari sisi riset, data, dan pengembangan sumber daya manusia lokal".katanya.
Harapan ini disampaikan untuk memastikan bahwa inisiatif Bappenas dapat berjalan secara optimal dengan dukungan semua pemangku kepentingan di tingkat lokal.
Beberapa harapan spesifik juga muncul dalam konteks kunjungan Bappenas dari Linda praja selaku pemilik yayasan Putri Praka Mandiri sekaligus Pemilik dapur Shanum Satu.Ia berharap program ini berkelanjutan.
"program MBG dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat, seperti anak-anak dan ibu hamil, di seluruh Indonesia"ujarnya.
Ia juga mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, termasuk kepastian regulasi dan sinkronisasi kebijakan lintas sektor (kesehatan, pendidikan, pertanian, dll).
Ujang Aep

