Kuningan Patroli Investigasi 88.com
Suasana di SMA Negeri 1 Luragung mendadak tegang pada hari ini jum'at 0/10/2025 , setelah sejumlah siswa menunjukkan gejala tidak biasa usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejadian ini memicu kekhawatiran para orang tua dan warga sekitar, sementara pihak sekolah dan tenaga medis tengah berupaya melakukan penanganan cepat.Kepala Sekolah, Drs. H. Suleha, M.M.Pd, ketika dikonfirmasi mengatakan,
“Iya, tadi ada gejala dan sedang ditangani,” jawabnya singkat tanpa merinci lebih lanjut, Jum’at (3/10/2025).
Salah satu Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kec. Lebakwangi yang berada di lokasi menuturkan bahwa pihaknya tengah membantu Puskesmas (PKM) Luragung dalam penjemputan siswa yang diduga mengalami keracunan MBG.
Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai penyebab dugaan keracunan maupun jumlah siswa yang terdampak. Pihak sekolah bersama tim medis setempat terus memantau kondisi siswa dan menunggu informasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena MBG merupakan program nasional yang menargetkan siswa sekolah menengah di seluruh Indonesia. Pihak sekolah berjanji akan memberikan update jika ada perkembangan terbaru.
Para orang tua siswa meminta agar pemerintah baik daerah, propinsi dan pusat Evaluasi dan memperbaiki sisteam program makan gratis MBG yang di anggap tidak efesien, lebih baik program MBG tersebut di rubah sisteam seperti apa yang di Paparkan oleh Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi ( KDM) lebih hemat program MBG di berikan berbentuk uang kepada orang tua siswa di pandang lebih hemat dalam segi anggaran serta terjamin ke higienisannya pinta para orang tua siswa** Do2**

