Ciamis,Patroli88investigasi.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Waluya yang berdomisili di Desa Darmaraja Kecamatan Lumbung, pada hari kamis (28/8/25) Baru launching dengan di hadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Lumbung dan Para Kepala Desa serta Kepala Sekolah yang menerima manfaat, hadir juga Kepala Puskesmas Kecamatan Lumbung. Kamis (28 Agustus 2025).
Di hari pertama SPPG telah mendistribusikan menu makan bergizi ke beberapa sekolah diantaranya SMPN 1 Lumbung dan MIN 5 Ciamis yang menjadi sample dan pemantauan oleh Muspika,peninjauan di awali dari MIN 5 Ciamis yang berlokasi di Desa Lumbungsari Kecamatan Lumbung yang diterima oleh Kepala Sekolah Bapak H.Ubaidilah S.Pd.
Sa’at di konfirmasi bagaimana tanggapan menu hari ini dan bagaimana respon siswa dengan menu hari ini. "Kami sangat berterima kasih atas adanya bantuan makan ini dan anak anak sangat menikmatinya dan alhamdulilah tidak ada kendala anak anak sangat senang , terlihat tidak ada sisa makan , dan harapan kami kedepan program ini akan terus berlanjut dan berkesinambungan," jawabnya.
Lokasi peninjauan kedua SMPN 1 Lumbung,ditemui di depan para siswa yang telah selesai menikmati makananya Kepala Sekolah Bapak Tatang Ridwan S.Pd., mengatakan " Kami berharap program ini berjalan lancer dan tetap mengedepankan kepentingan gizi anak-anak, dan jelas berharap menghemat uang jajan mereka".
Sementara Camat Lumbung Bapak H.Elan Suherlan,S.T.,M.M., sa’at di temui seusai melakukan peninjauan ke sekolah-sekolah mengatakan " Kami dari unsur Muspika sangat mendukung sekali program ini,karena program ini program strategis nasional untuk peningkatan gizi dan penanganan stunting serta meningkatkan ekonomi Masyarakat , dengan adanya lapangan pekerjaan serta kami telah mengadakan rapat dan Kerjasama dengan Kepala Desa melalui Bumdes untuk menjadi bagian dalam pengadaan Komoditas yang di perlukan oleh SPPG, harapan kedepan semoga program ini dapat berhasil dan bermanfaat hasilnya untuk Masyarakat kita semua," jelasnya.
Dikonfirmasi salah satu Pengurus SPPG Dapur Waluya mengatakan " Kami akan menerima masukan dari para Kepala Sekolah apa bila ada menu dan ada siswa yang alergi terhadap salah satu makanan dan akan di perhatikan untuk penyesuainya." Demikan penjelasanya.
(Tim)