Notification

×

Iklan


Polres Kuningan Ungkap Tindak Pidana penipuan dan Penggelapan Investasi Bodong

25 Januari 2023 | Rabu, Januari 25, 2023 WIB Last Updated 2023-01-25T09:27:50Z


Kuningan, patroli88investigasi.com – Sat reskrim telah melakukan Pengungkapan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan modus usaha Katering di Wilayah Hukum Polres Kuningan

Pada hari Rabu tanggal 21 Desember 2022 sekitar jam 15.30 Wib Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan dan pada hari Minggu tanggal 04 Agustus 2022 sekira jam 16.00 Wib di Dusun Mancagar RT 005 RW 002 Desa Parung Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan.

Adapun Korban diantaranya yaitu Sdri. YENI Binti SUHINDI(35) , seorang ibu Rumah Tangga, yang beralamat di Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan, Sdr. WINA WINASARI Binti UNUS SANUSI,(32) Ibu Rumah Tangga, Alamat Blok Desa RT 001 RW 001 Desa Cikupa Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan, Dkk.


Pelaku berinisial AA (39) merupakan warga desa Parung Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan awal nya mengajak usaha kepada korban Sdri. YENI Binti SUHINDI yaitu usaha katering yang dijalankan oleh Terlapor karena Terlapor mendapatkan order hajatan kemudian terlapor meminta korban menyediakan modal untuk usaha tersebut dengan terlapor menjanjikan akan memberikan keuntungan uang kepada korban yaitu selama 1 (satu) minggu sekali akan mendapatkan uang senilai Rp. 800.000,- (Delapan ratus ribu rupiah) kemudian terlapor menjanjikan juga akan mengembalikan uang modal kepada korban, kemudian terlapor menerima uang dari korban sebanyak 2 kali penerimaan total senilai Rp. 35.000.000,- (Tiga puluh lima juta ruipiah) namun setelah terlapor menerima uang tersebut dari korban uang nya terlapor pakai untuk keperluan pribadi  sendiri tidak di pakai untuk usaha katering kemudian terlapor pernah memberikan uang kepada korban seolah-olah hasil dari usaha tersebut senilai Rp. 1.600.000,- (Satu juta enam ratus ribu rupiah) namun uang tersebut adalah uang milik korban sendiri yang terlapor sampaikan ke korban itu uang hasil usaha kemudian terhadap korban Sdri. WINA WINASARI Binti UNUS SANUSI sama dengan korban sebelum nya yaitu awal nya terlapor mengajak usaha kepada korban yaitu usaha katering yang dijalankan oleh terlapor karena terlapor mendapatkan order hajatan kemudian terlapor meminta korban menyediakan modal untuk usaha tersebut dengan terlapor menjanjikan akan memberikan keuntungan uang kepada korban yaitu selama 1 (satu) minggu dua kali yaitu akan mendapatkan uang senilai Rp. 2.000.000,- (Dua juta rupiah) pada hari selasa dan uang senilai Rp. 500.000,- (Lima ratus ribu rupiah) pada hari Jumat kemudian terlapor menjanjikan juga akan mengembalikan uang modal kepada korban, kemudian terlapor menerima uang dari korban sebanyak 4 kali penerimaan total senilai Rp. 205.000.000,- (Dua ratus lima juta ruipiah) namun setelah terlapor menerima uang tersebut dari korban uang nya terlapor pakai untuk keperluan pribadi sendiri tidak di pakai untuk usaha katering kemudian terlapor pernah memberikan uang kepada korban seolah-olah hasil dari usaha tersebut senilai Rp. 49.500.000,- (Empat puluh sembilan ribu juta lima ratus ribu rupiah) namun uang tersebut adalah uang milik korban lain yang terlapor sampaikan ke korban itu uang hasil usaha.

Akibat kejadian tersebut korban Sdri. YENI Binti SUHINDI mengalami kerugian senilai Rp. 33.400.000,- (Tiga puluh tiga juta empat ratus ribu rupiah) dan korban Sdri. WINA WINASARI Binti UNUS SANUSI senilai Rp. 155.500.000,- (Seratus lima puluh lima juta lima ratus ribu rupiah). 


Selain kedua korban tersebut diatas ada korban lain yang berjumlah sebanyak 21 (dua puluh satu) orang dari rentan waktu pertengahan 2022.

Akibat kejadian tersebut 21 (dua puluh satu) orang lainnya mengalami kerugian total sebesar Rp 3.163.500.000,- (tiga milyar seratus enam puluh tiga juta lima ratus ribu rupiah)," Ujar Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Muhammad Hafid Firmansyah, S.I.K., M.A.

Adapun BB yang  disita dari korban Sdri. YENI Binti SUHINDI berupa , 1 (satu) lembar kwitansi sebesar Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah) tertanggal 21 Desember 2022, 1 (satu) lembar kwitansi sebesar Rp 37.000.000,- (tiga puluh tujuh juta rupiah) tertanggal 21 Desember 2022, 

Disita dari korban Sdri. WINA WINASARI berupa , 1 (satu) lembar kwitansi sebesar Rp 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) tertanggal 04 Agustus 2022, 1 (satu) lembar kwitansi sebesar Rp 80.000.000,- (delapan puluh juta rupiah) tertanggal 04 September 2022, 1 (satu) lembar kwitansi sebesar Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah) tertanggal 10 Oktober 2022, 1 (satu) lembar kwitansi sebesar Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah) tertanggal 03 November 2022.

(Supri)



×
Berita Terbaru Update