Notification

×

Iklan


UPACARA PENUTUPAN, PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH DIKTUKBA POLRI TAHUN 2022 GEL. II DI SPN POLDA JABAR

21 Desember 2022 | Rabu, Desember 21, 2022 WIB Last Updated 2022-12-21T14:54:30Z


Bandung,Patroli88investigasi.com, _Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Drs. Suntana, M.Si. menjadi Inspektur Upacara dalam Upacara Penutupan, Pelantikan dan Pengambilan sumpah terhadap 493 orang Bintara Remaja Polri yang telah menjalani Pendidikan dan Pembentukan Bintara (DIKTUKBA) Polri di SPN Polda Jabar.                           

Dari 493 Orang Bintara Remaja Polri tersebut terdapat 3 Orang siswa yang berprestasi yaitu :

- Bripda Adam Riyadi meraih prestasi sebagai Nilai Tertinggi Aspek Akademik

- Bripda Abdul Rapi yang meraih prestasi sebagai Nilai Tertinggi Aspek Mental Kepribadian

- Bripda Ramli Ronaldo Samosir meraih prestasi sebagai Nilai Tertinggi Aspek Kesehatan dan Kesamaptaan Jasmani serta menjadi SERDIK terbaik atas penggabungan 3 komponen nilai Akademik, Mental Kepribadian, dan Kesehatan dan Kesamaptaan Jasmani.



Dalam sambutan Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Daniel M.Si yang dibacakan oleh Kapolda Jabar dikatakan bahwa Upacara pada hari ini menandakan telah 

berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan 

pendidikan dan pelatihan pembentukan 

Bintara Polri Gelombang II tahun anggaran 2022 yang

diselenggarakan di Sepolwan, Pusdik Brimob

dan Pusdik Polair Lemdiklat 

Polri serta di 31 SPN Polda. 

Dengan demikian jumlah yang diselenggarakan di seluruh SPN yang ada di Indonesia dan telah menghasilkan 10.507 Personil Polri. terdiri dari 10.004 Polisi laki- laki dan 503 Polisi wanita.

Ucapan selamat  kepada para Bintara Remaja Polri yang baru dilantik serta ucapan selamat kepada para orang tua atas keberhasilan putra dan putrinya menjadi bintara remaja Polri yang baru saja dilantik.               

"Mari kita terus berikan doa dan dukungan agar anak-anak kita dapat menjalan tugas Polisi dengan baik, melayani dan melindungi rakyat dengan sepenuh hati, serta mencintai negerinya dengan jiwa raganya." ujarnya.

Kapolda Jawa Barat juga berpesan kepada para Bintara Remaja Polri yang baru dilantik agar selalu ingat akan sumpah jabatan yang telah diucapkan.

Kepada orang tua Bintara Remaja, agar kedepannya anak - anak bintara remaja ini dijaga agar tidak melakukan pelanggaran hukum, serta jangan sampai bintara remaja kita ini dijadikan beking keluarga dalam menjalankan usaha, sehingga dengan demikian para bintara remaja ini tidak mempunyai beban dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang Polisi.

Kapolda Jabar juga menyempatkan diri untuk menghampiri orang tua yang mempunyai latar belakang hidup sederhana namun anaknya bisa meraih prestasi saat mengikuti Pendidikan dan pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jabar dan identitas tersebut yaitu Orang tua dari Bripda Ramli Ronaldo Samosir, Orang tua dari Bripda Mohamad Zein Abdusalim, Orang tua dari Bripda Erlangga, Kakak kandung dari Bripda Nandi Permana.

Dalam kesempatan ini pula KA SPN Polda Jabar Kombes Pol. JOKO SURACHMANTO, S.H., M.H.mengatakan  bahwa 493 orang calon anggota Polri ini memiliki nama resimen “PARAMUDYA GAUTAMA” yang berarti “BHAYANGKARA YANG BAIK DAN BIJAKSANA SERTA MEMILIKI WAWASAN YANG LUAS” telah menjalani Pendidikan dan pembentukan di SPN Polda Jabar selama 5 bulan yang dimulai sejak tanggal 21 Juli 2022 sampai 21 Desember 2022 dan telah dilatih untuk harus selalu siap dalam mengahadapi dinamika masyarakat.

KA SPN Polda Jabar juga menyampaikan bahwa beberapa peragaan yang telah ditampilkan setelah Upacara Penutupan, Pelantikan dan Pengambilan sumpah di SPN Polda Jabar mengangkat tema *“RESIMEN PARAMUDYA GAUTAMA SIAP HADIR DALAM DINAMIKA KEHIDUPAN MASYARAKAT”* yang mana para Bintara Remaja Polri ini telah menampilkan beberapa keterampilan :

- Display Marching Band dan Kolone Senapan sebagai bentuk pemeliharaan tradisi Pendidikan yang ada di Kepolisian

- Menembak dengan berbagai variasi sebagai hasil dari pelajaran persenjataan dan menembak yang telah diajarkan di SPN Polda Jabar 

- Penanggulangan Bencana dan Rusuh Masa sebagai bentuk kesiapan para calon Bintara Polisi muda ini siap melaksanakan evakuasi bencana alam ataupun bencana lainnya serta cara menghadapi massa.

- diakhiri dengan Upaya Trauma Healing sebagai bentuk pemberian semangat kepada para korban bencana alam.

Seluruh peragaan yang ditampilkan dipandu dengan kesenian “WAYANG GOLEK” dimana salah satu Bintara Remaja Polri lulusan SPN Polda Jabar yang mempunyai keahlian dibidang seni dan budaya sunda yang menjadi DALANG nya, kesenian WAYANG GOLEK dalam peragaan keterampilan diacara ini adalah sebagai bentuk penghormatan SPN Polda Jabar terhadap kearifan Lokal Jawa Barat. (Moh Asep)

×
Berita Terbaru Update