Notification

×

Iklan


Sempat Mangkir Dari Panggilan Status Tersangka, Kades Pamedaran Akhirnya Ditahan*

25 Desember 2022 | Minggu, Desember 25, 2022 WIB Last Updated 2023-01-23T07:09:06Z


BREBES - Patroli88investigasi.com - Sesudahmenjalani tahapan pemeriksaan di uang Unit Tipikor Satreskrim Polres Brebes, Kepala Desa Pamedaran ( Kades), non aktif Desa Pamedaran Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes (Warji), akhirnya langsung ditahan di sel rumah tahanan Mapolres Brebes, pada Kamis (22/12/22) pagi.

Tersangka awalnya dua kali sempat mangkir dari pemanggilan pemeriksaan statusnya sebagai tersangka dugaan korupsi anggaran keuangan Desa oleh Satreskrim unit Tipikor Polres Brebes dengan alasan sakit.

Sebelum dilakukan penahanan, tersangka Warji terlebih dahulu diperiksa kesehatannya oleh tim Dokkes Polres Brebes, dan yang bersangkutan dinyatakan sehat.

Kades Pamedaran non aktif, terjerat kasus dugaan korupsi penyalahguanaan pengelolaan anggaran keuangan Desa dari berbagai sumber, yang diprediksi total kerugian negara mencapai Rp. 530.937.267,- yang dilakukannya di tahun anggaran 2019 dan tahun 2021.

Terlihat, beberapa anggota keluarganya mendampingi tersangka Warji saat akan masuk sel rumah tahanan Polres Brebes, termasuk istri tersangka yang ikut mengantarnya ke Mapolres Brebes.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Brebes AKP. I Dewa Gede Ditya Krishnanda saat dikonfirmasi membenarkan, Bahwa proses penahanan tersangka dugaan korupsi penyalahguanaan pengelolaan keuangan Desa, dikarenakan dari hasil penyelidikan dan penyidikan serta hasil audit dari Inspektorat Kabupaten Brebes ditemukan sejumlah kerugian negara.

"Tuturnya.

Berdasarkan alat bukti yang cukup, kami melakukan penahanan terhadap tersangka guna untuk mempermudah proses penyidikanya.

Selanjutnya dari perkembangan status kasusnya sudah dinyatakan P21, dan selanjutnya menunggu tahap 2 untuk penyerahan SPDP beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Brebes,” kata Kasat Reskrim.

Oleh akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang tindak pidana korupsi (Tipikor) dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Kades Pamedaran ditetapkan tersangka dikarenakan dalam pelaksanaan pengelolaan dan penggunaan keuangan negara tidak digunakan sesuai peruntukannya, melainkan justru digunakan untuk kepentingan pribadi.” pungkasnya.

Tim,red/ 


×
Berita Terbaru Update