Notification

×

Iklan


Santri Pondok Pesanten Al Iklas Jambar Kuningan Meninggal Tewas Dianiaya Seniornya

23 November 2022 | Rabu, November 23, 2022 WIB Last Updated 2022-11-23T05:32:29Z

 Rabu, 23 November 2022

11.16




Kuningan Patroli88investigasi Com.Pihak keluarga baru mengetahui kronologi kejadiannya setelah pihak dari pondok pesantren datang dan memberitahukan adanya penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. "Dari pihak ponpes datang kesini, katanya terjadi pengeroyokan, penganiayaan," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas, KH Jumhaer, menjelaskan, korban DVN meninggal dunia pada Ahad (20/11/2022) pukul 21.48 WIB. Keterangan meninggalnya korban dinyatakan dengan surat keterangan meninggal dari RSUD 45 Kuningan.

Jumhaer menerangkan, kematian korban bermula dari perselisihan antara santri kelas 8 dengan kelas 9. Kemudian santri kelas 9 itu mengadu kepada oknum senior. Ada tiga oknum senior yang kemudian diduga memberikan tindakan kepada korban.

"(Oknum senior) tanpa sepengetahuan pengurus pondok melakukan tindakan kekerasan kepada korban," kata Jumhaer, dalam keterangan tertulisnya, Senin

Pihak keluarga baru mengetahui kronologi kejadiannya setelah pihak dari pondok pesantren datang dan memberitahukan adanya penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. "Dari pihak ponpes datang kesini, katanya terjadi pengeroyokan, penganiayaan," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas, KH Jumhaer, menjelaskan, korban DVN meninggal dunia pada Ahad (20/11/2022) pukul 21.48 WIB. Keterangan meninggalnya korban dinyatakan dengan surat keterangan meninggal dari RSUD 45 Kuningan.

Jumhaer menerangkan, kematian korban bermula dari perselisihan antara santri kelas 8 dengan kelas 9. Kemudian santri kelas 9 itu mengadu kepada oknum senior. Ada tiga oknum senior yang kemudian diduga memberikan tindakan kepada korban.

"(Oknum senior) tanpa sepengetahuan pengurus pondok melakukan tindakan kekerasan kepada korban," kata Jumhaer, dalam keterangan tertulisnya, Senin

Pihak keluarga baru mengetahui kronologi kejadiannya setelah pihak dari pondok pesantren datang dan memberitahukan adanya penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. "Dari pihak ponpes datang kesini, katanya terjadi pengeroyokan, penganiayaan," ujarnya.

( AGUS GUSBUR KORWIL)

×
Berita Terbaru Update