Notification

×

Iklan


(Madu Kuningan) Milik Amaar Thohir, asal Kabupaten Kuningan Meraih Predikat terbaik se-Jawa Barat

4 November 2022 | Jumat, November 04, 2022 WIB Last Updated 2022-11-04T11:27:32Z



Bandung .Patroli88investigasi Com€Selama dua hari yakni Rabu dan Kamis 2-3 November 2022. , Kabupaten Kuningan raih dua kategori sekaligus, predikat terbaik dalam ajang UMKM Juara Award 2022, yang diselenggarakan di Hotel Grand Shunshine, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 

Dalam acara yang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat Kusmana Hartadji beserta jajaran, para Pendamping UMKM Jabar Juara dan pelaku UMKM terbaik dari 27 Kabupaten/Kota, dan pengurus Akumindk ini, terpilih Nugroho Darmo Saputro sebagai salahsatu dari sembilan pendamping terbaik.a

Sementara untuk pelaku UMKM dampingan, MaKun (Madu Kuningan), usaha milik Amaar Thohir, asal Kabupaten Kuningan meraih predikat terbaik se-Jawa Barat untuk kategori minuman dari 26 Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Barat.

Menurut Kordinator Daerah (Korda) UMKM Jabar Juara Kuningan, Mardi menuturkan bahwa ajang UMKM Juara merupakan program unggulan dari Provinsi Jawa Barat untuk para UMKM di Jawa Barat bisa naik kelas, yang kemudian saat penutupan akan dipilih yang terbaik dari masing-masing kabupaten/kota dan kemudian dipilih terbaik dari masing-masing kategori di Jabar Juara Award.

"Alhamdulillah dalam Jabar Juara Award 2022, Kabupaten Kuningan meraih dua kategori terbaik. Pertama untuk kategori minuman yaitu Makun atau Madu Kuningan yaitu produk olahan minuman berbahan dasar menggunakan madu, dan  mendapatkan juga kategori pendamping terbaik se-Jawa Barat," ungkap Mardi.

Mardi berharap, dengan adanya program UMKM Juara Jawa Barat ini dapat membantu para pelaku UMKM untuk menyelesaikan masalah yang banyak dihadapi, dan mengscale up bagaimana UMKM ini bisa naik kelas.

"Dibutuhkan kerjasama dengan dinas terkait, yakni Dinas UMKM juga lembaga terkait lainnya, baik dari lembaga pemerintah, akademisi, pengusaha hingga media. Dengan kolaborasi, diharapkan bisa meningkatkan UMKM naik kelas mulai pola pikir hingga omset," lanjutnya.

Sementara itu, Nugroho, peraih penghargaan sebagai Pendamping Terbaik menuturkan, keberhasilan seorang pendamping tidak lepas dari pelaku usaha,  sehingga perlunya adanya kolaborasi antara pelaku UMKM dampingan dengan Pendamping, juga kolaborasi dengan pemerintah.

"Selain kerjasama yang baik antara pelaku UMKM dengan pendamping, peran Pemerintah Daerah (Pemda) sangat dibutuhkan. Diantaranya memfasilitasi para pelaku UMKM seperti pembinaan dan pelatihan, juga fasilitas perizinan dan pemasaran,  agar Kabupaten Kuningan kedepan bisa memunculkan lebih dari satu UMKM juara" ungkap pria yang akrab disapa Nunu ini.

Terkait terpilihnya MaKun dengan produk Serba Madunya sebagai UMKM  terbaik kategori minuman, Amaar menegaskan bahwa ini bukanlah akhir dari nopencapaian, namun justru awal dari perjuangan untuk proses naik kelas.

"Alhamdulillah dengan adanya program UMKM Juara Jawa Barat ini sangat terasa sekali manfaatnya. Selain membantu meningkatkan omset, yang terpenting adanya pendampingan untuk terus berinovasi dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar," pungkas Amaar.( Agus gubur Korwil)

×
Berita Terbaru Update