Notification

×

Iklan


Ibu Yang Kejam, Dengan Tega Menganiaya Anak Kandung Hingga Tewas

24 November 2022 | Kamis, November 24, 2022 WIB Last Updated 2022-11-24T10:07:46Z




Surabaya,Patroli88investigasi.com.-Unit Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan tersangka penganiayaan anak di bawah umur yang mengakibatkan kematian pada Hari Minggu tanggal 20 November 2022 sekira pukul 21.00 WIB di dalam kamar kost No. 6 Jl. Bulak Banteng Kidul gg. VIII No. 38 Surabaya.

Awal mula pada hari Minggu tanggal 20 November 2022 sekira pukul 19.00 WIB, Tersangka U dan LB, memukuli korban karena korban mengambil panci dengan menangis, kemudian korban saat ketahuan minum susu, korban dipukuli Tersangka U dengan menggunakan sapu yang patah ujungnya ke arah punggung korban dan Tersangka LB, memukul korban menggunakan gitar kentrung ke arah kepala dan wajah korban hingga luka sobek di pelipis kanan dan pelipis kiri dan lebam pada dahi, kemudian korban saat ke kamar mandi dalam keadaan badan lemas dengan berjalan sempyongan dan terjatuh di depan kamar mandi, Kemudian Tersangka U memukuli kembali korban dengan sapu ke arah badannya karena Tersangka tidak suka korban menangis, kemudian korban duduk terdiam dan sesak nafas, Selanjutnya Tersangka U dan LB membawa korban ke Rs. Soewandie.



Menurut keterangan tersangka U yang merupakan orang tua kandungnya, Tindakan penganiayaan tersebut sudah dimulai sejak korban berumur 4 (empat) tahun dan semakin meningkat intensitasnya ketika korban menolak perintah dari tersangka U maupun LB. 

Para tersangka sering memukuli korban dikarenakan korban saat diperintah untuk membeli makanan tidak sesuai yang diperintahkan atau saat korban diperintah oleh Tersangka U dan LB untuk mengambilkan sesuatu barang dengan menangis, Mengetahui hal tersebut, Tersangka U dan LB, memukuli korban dengan tangan kosong atau alat berupa sapu ke arah badan dan kaki nya hingga luka lebam di sekujur badannya dan menggunakan gitar kentrung ke arah wajah dan kepalanya hingga mengakibatkan luka pada pelipis atas mata kanan dan mata kiri, dan lebam pada dahi yang mengakibatkan korban sesak nafas serta tidak sadar sehingga meninggal dunia di Rs. Soewardi.

Mengetahui kejadian tersebut kemudian Sat reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan para Tersangka bersama dengan Barang bukti yang selanjutnya dibawa dan diamankan di mako Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. berupa," 1 (satu) buah sapu warna hijau bulu hitam dengan ujung patah 1 (satu) buah sapu warna ungu bulu warna kuning, merah, dengan ujung patah 1 (satu) pasang sandal warna hitam,1 (satu) buah gitar kentrung,1 (satu) buah baju doraemon, 1 (satu) buah kolor warna abu-abu dengan garis hitam merah.

Pada hari Senin Tanggal 22 November 2022 sekira pukul 10.00 WIB Anggota Resmob dan Anggota PPA Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan Tersangka LB di Jember, dan kemudian Tersangka bersama dengan Barang bukti yang selanjutnya dibawa dan diamankan di mako Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Alasan tersangka tidak suka pada saat korban diperintah untuk mengambil suatu barang atau membelikan makanan dengan menangis serta saat korban lambat saat disuruh mengamen atau mengemis. Serta korban menjadi pelampiasan saat Tersangka ditagih hutang.

Untuk menanggung perbuatannya tersangka di kenakan Pasal 76C 30. Pasal 80 ayat (2), dan atau ayat (3), dan atau ayat (4) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP, diancam hukuman 20 Tahun penjara.(Rudi,FRN).

×
Berita Terbaru Update