Notification

×

Iklan


4 Kawasan Kecamatan diKabupaten Dorong tingkatkan Perekonomian dalam Kemajuan Pedesaan

3 Oktober 2022 | Senin, Oktober 03, 2022 WIB Last Updated 2022-10-03T05:45:00Z


Kuningan .Patroli88investigasi ,Com_Kabid usaha ekonomi Masyarakat DPMD Kabupten kuningan Rita Yunia Pratidina S.IP saat ditemui Patroli88di ruang kerjanya mengatakan " fokus club FCD yang sudah di laksanakan oleh Dinas DPMD Kabupaten Kuningan fokus tingkatkan Perekonomian  Wilayah Kawasan yang di anggap maju Seperti  Kecamatan Darma, Pasawahan ,Ciwaru dan Subang menjadikan bazis ekonomi yang bisa memajukan Desa 

 Pada  tahun 2022. Bahwa Desa yang ada diKabupaten Kuningan harus bisa mendongkrak dalam perekonomian untuk masyarakat ia pun berangap semua itu Pemdes lah Wajib mampu menyediakan Dana serta harus bisa berkembang mendongkrak Perekonomian terhadap Masyarakat 

dari 4 kawasan seperti Kecamatan Ciwaru ,Subang,Darma dan Pasawahan masuk katagori perekonomian maju .

masih lanjut Kepala Bidang Rita Yunia Pratidina S.IP 

Lanjutnya Sumber daya alam di desa turut berfungsi sebagai sumber daya ekonomi yang bisa dikembangkan. Hal ini dibutuhkan desa sebagai basis produksi untuk membiayai pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. BUMDes merupakan alternatif yang dikembangkan untuk mendorong perekonomian desa. Melalui alternatif usaha, diharapkan tercipta sumber daya ekonomi baru untuk mengatasi keterbatasan sumber daya alam desa ujar kabid Rita Yunia Pratidina S.IP 

Kepala Dinas DPMD kabupaten BUMDes  Drs H Dudi Pahrudin M,SI menambahkan dapat menjadi pilar ekonomi desa, termasuk model tata kelola dan keberlanjutan sebagai sumberdaya ekonomi. Kerja sama antar desa dalam pengembangan ekonomi lokal yang saling menopang satu sama lain juga bisa dikembangkan dan difasilitasi,” ujar Kadis

Sekda Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M,Si  sapaan akrab kang Dian mengatakan, pengembangan kawasan dan pembangunan Desa yang memanfaatkan sumber daya alam sangat dibutuhkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Namun, keputusan pengembangan kawasan itu harus melibatkan partisipasi masyarakat serta memperhatikan aspek keberlanjutan ekologis dan proteksi terhadap masyarakat. Salah satu yang muncul di lapangan adalah bahwa usaha BUMDes tidak digodok secara matang di tingkat desa, sehingga muncul kritik dari masyarakat.

BUMDes dibentuk untuk mendukung kegiatan ekonomi di desa yang menjadi hajat hidup orang banyak, yang dibentuk melalui proses pengambilan keputusan antar pemerintah Desa, BPD dan wakil-wakil warga masyarakat, merupakan usaha milik desa yang dikelola secara otonomi oleh warga Desa.

“Keuntungan usaha BUMDes sebesar-besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan dialokasikan di bidang pelayanan Desa dan mendukung berkembangnya BUMDes dan jenis usaha yang diselenggarakan BUMDes adalah yang tidak mengancam tetapi justru mendukung usaha ekonomi masyarakat desa,” tutup orang 3 di Setda Kuningan 

( Agus Gusbur Korwil)

×
Berita Terbaru Update