Notification

×

Iklan


Rencana Matang Forwades Bakal Audensi Jilid 2 Dengan DPRD Soal Prona Batas Desa Diduga Menguapnya Biaya

14 September 2022 | Rabu, September 14, 2022 WIB Last Updated 2022-09-14T02:16:10Z


Kuningan, Patroli88investigasi - Setelah melakukan audensi dengan beberapa pihak yang di fasilitasi oleh komisi III DPRD kuningan beberapa pekan lalu di gedung Wakil Rakyat yang waktu itu belum mendapat kesimpulan. Forwades berencana akan melaksanakan audensi jilid Dua karena merasa kecewa berkaitan dengan penyelenggaraan penegasan batas desa, menggunakan dana desa di luar kewajaran

Forwades berencana melanjutkan audensi jilid Dua. Hal ini berdasar hasil rapat pengurus serta anggota, di sekretariat Forwades jalan kelurahan Cigintung Sabtu malam (10/09/2022) 

Rapat tersebut di hadiri para anggota Forwades seperti, Dadan,wartawan Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI), wartawan jurnal Gamas (Moris), patroli 86 (Boy), Patroli 86 (Supri)  jabarcenna Online, serta dari Poskota (Suradi ).

Kesimpulan rapat tersebut dihasilkan satu pemikiran bahwa Forwades berencana melakukan audensi jilid Dua, namun dalam audensi ini kali kedua mendapat dukungan dari beberapa Kepala Desa yang siap hadir mengikuti audensi jilid Dua ini, berdasarkan pertimbangan Forwades, adanya permintaan dari beberapa kades tersebut.

"Setelah mengumpulkan bukti bukti yang akan di sandingkan dalam audiensi, termasuk beberapa rekaman dari berbagai sumber informasi sekiranya diperlukan kami telah siap," terang sekjen Forwades Boy. Namun

Sebelum audensi jilid Dua, terlebih dahulu Forwades akan melakukan konfirmasi  terhadap Sekda sebagai bahan referensi tambahan data imbuhnya.

Seperti apa dari hasil konfirmasi dengan  Sekda, sementara Boy menyajikan hasil rekaman salah seorang Kepala Desa kepada Sekda DR Dian Rachmat Yanuar, yang isinya bahwa kepala desa nurut manut pada atasan, namun Sekda Dian menanyakan. Pihak Desa nurut pada atasan,  atasan itu siapa?

"Nurut pada atasan siapa? Atasan itu banyak, ada Camat, Bupati. Gubernur bahkan ada Presiden, ini harus jelas pada siapa?" tanya Dian  yang diamini Kepala bagian pemerintahan Desa Toni sukmanto.

Audensi ini kali kedua kami minta di hadirkan semua dinas lembaga termasuk para pihak ke tiga sebagai pelaksana pekerjaan program peoyek nasional lapangan, terkait penentuan batas batas desa yang diduga ada markup biaya desa dari anggaran Dana Desa. (Mans/Den)

×
Berita Terbaru Update