Notification

×

Iklan


PKL di Samping Alun Alun Garut Terkesan Kumuh, Kini Menganggu Pejalan Kaki Bupati di anggap Tutup Mata

20 September 2022 | Selasa, September 20, 2022 WIB Last Updated 2022-09-20T00:12:46Z




Garut Patoli88investigasi ,com_Bagi setiap daerah, adanya Alun-alun Serta Para Pedagang Kaki lima yang menjajakan Kulinerna sangat penting sebagai identitas dan ciri khas daerah. Namun, apa jadinya bila tempat yang selalu ramai dikunjungi warga tersebut kumuh?

Kabupaten Garut  pernah menjadi satu dari sekian daerah yang mengalami peningkatan signifikan dalam kemajuannya namun dengan penataan para Pedagang Kaki lima di trotoar tersebut mengundang perhatian dan memprihatinkan oleh beberapa pihak hal ini tim Patroli88 saat berkunjung ke Kota tersebut .



Kabupaten Garut  yang dikenal sebagai kota  Intan  ternyata sempat direpotkan oleh persoalan semrawutnya penataan pedagang Kaki lima di sekitar Alun-alun  atau samping Masjid yang tepatnya di atas Trotoar . Bagaimana tidak, setiap pagi dan  sore juga Malam mulai berdatangan memenuhi pusat kota tersebut. 

Mereka menjajakan beragam jajanan di seputaran samping Alun-alun,dan samping Masjid  mulai dari secangkir kopi hingga sepiring nasi ada . Mereka berjualan menggunakan gerobak di pinggir  jalan hingga menggangu penguna jalan alias kendaraan juga lahan trotoarpun ikut di embat juga para PKL dan lebih sadis lagi para pedagang memasang tenda paten .

Bukan hanya PKL saja  di Samping itu juga  tidak jauh dari para pedagang grobak  deretan Gerobak Pkl ada  tempat sampah dari Bak bekas mobil paten yang ditempatkan di samping jalan dilihat sangat kumuh dengan aroma yang tidak sedap dari kumpulan

sampah sampah  yang di kumpulkan tersebut lalu di buang oleh pihak kebersihan di pandang kumuh serta bau tidak enak dilihatnya juga  bau yang sangat menyengat 

Pemandangan yang di anggap kumuh  apalagi pedagang se enaknya memakai lahan trotoar serta  memasang tenda jualan paten ini di anggap tidak tartib aturan, juga menyayangkan pihak Pemkab Garut hal ini Bupati tutup mata juga tidak bisa membina serta di anggap cuek bebek  .

ketika Tim Patroli88 berkunjung ke Wilayah Kabupaten Garut  pada pagi Hari   tim pun mampir sekedar sedikit lelah untuk ngopi di pinggir alun alun  samping masjid  Minggu 18 / 9/ 2022

banyak PKL berjejer Gerobak serta Sampah yang di kumpulkan , mulai dari sampah rumahan , Sampah  Plastik sampai mainan  untuk anak kecil. 

menurut  Suwardi Banyaknya kegiatan Bupati tersebut tentunya menjadikan  pertayaan apakah Bupati  ini tidak melihat apalagi tidak pernah melewati jalan tersebut ? Yang lebih menariknya lagi apakah Pemkab garut sangat super sibuk dan tidak melihat keadaan trotoar yang alih pungsi apalagi melihat bak sampah di pinggir jalan , yang tampak kumuh. 

Setiap selesai berjualan, sampah sisa para pengunjung selalu buang oleh tim kebersihan sekitar tersebut.

Menurut Suwardi di dampingi Agus salam Pemerintah Garut  seharus mengambil tindakan tegas jangan diam saja" ulah cicing bae "apalagi di anggap diam seolah olah tidak bisa  mengatasi persoalan tersebut

apakah Sosialisasi demi sosialisasi kepihak Masyarakat kayaknya belum gencar dilakukan 

Pertayaanya apakah selama ini terkenal  Pemkab Garut yang terkenal kota Intan

 .Wajar yang namanya intan berlian dalam segala hal ,harus berlian 

namun kata agus gusbur namun kini  intan sudah menempel pada orang  Seperti  Ceu Intan yang dagang Karedok.

Untuk itu kami meminta khususnya kepada Pemkab Garut hal ini Bupati untuk sidak  melangkah di dalam Ketegasan pinta 

 ( Agus gusbur korwil/ tim Redaksi)

×
Berita Terbaru Update